Perluasan Bandara Diharapkan Pecahkan Masalah “Over Supply” Akomodasi

35
BANDARA - Perluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai diharapkan bisa memecahkan masalah "over supply" kamar hotel di Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Penambahan jumlah kamar hotel sudah tidak sebanding dengan ketersediaan infrastruktur termasuk bandara yang akan menjadi pintu masuk wisatawan ke Bali. Dewan Pembina Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali, Bagus Sudibya, Selasa (3/4) mengatakan, perluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai diharapkan bisa memecahkan masalah over supply kamar hotel di Bali.

Diungkapkannya, perlu adanya perimbangan pembangunan akamodasi dengan sarana penunjang pariwisata. Kondisi saat ini penambahan jumlah kamar sudah tidak sebanding dengan penambahan jumlah kedatangan wisatawan.

Ia menjelaskan, kersediaan infrastruktur dan jumlah akomodasi menghasilkan over suply kamar hotel. Pemerintah harus cepat mengambil kebijakan untuk menambah infrastruktur termasuk melakukan perluasan Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Ditegaskannya, jika tidak dilakukan perluasan bandara akan terjadi ketidakseimbangan antara supply dan demand kamar hotel. Percepatan penambahan jumlah kamar tidak sebanding dengan kapasitas daya dukung bandara. Jumlah kedatangan wisatawan stagnan dikarenakan kapasitas Bandara Ngurah Rai sudah terpakai secara penuh. (kup)