Rumah Subsidi Kini Rp 148,5 Juta REI Bali Punya 600 Unit Stok Harga Rp 141,7 Juta

232
 Pemerintah melalui Kementerian Perumahan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengeluarkan harga terbaru dari rumah  bersubsidi dengan skema Fasilitas Likuiditas  Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada  2018 ini. (ist)

 Mangupura (Bisnis Bali)  – Pemerintah melalui Kementerian Perumahan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah mengeluarkan harga terbaru dari rumah  bersubsidi dengan skema Fasilitas  Likuiditas  Pembiayaan Perumahan (FLPP) pada  2018 ini.

Harga rumah murah tersebut kini Rp 148,5 juta atau naik dari sebelumnya ditawarkan pengembang Rp 141,7 juta per unit pada 2017.

Sekretaris DPD Real Estate Indonesia (REI) Bali, Tino Wijaya saat ditemui di Kuta, Minggu (1/4) membenarkan harga terbaru rumah FLPP sudah berlaku dan anggota sudah ada yang mulai membangun dengan harga terbaru tersebut.

Tidak hanya itu, animo masyarakat memiliki rumah murah pada 2018 ini juga makin meningkat. Hal ini dikarenakan makin banyak masyarakat yang mulai tahu rumah subsidi.  Ditambah lagi perbankan yang membiayai tidak hanya dari BTN namun juga BPD Bali sudah mulai membiayai KPR bersubsidi, contohnya di Singaraja.

Kendati rumah murah 2018 sudah mulai dibangun, ia menjelaskan para pengembang masih memiliki 600 unit rumah subsidi yang masih dengan harga lama mengingat rumah yang sudah berdiri dan dibangun pada 2017  tetap mengacu pada harga sebelumnya  atau harga lama.

“Triwulan pertama 2018 ini, pengembang di Bali masih memiliki sekitar 600 unit rumah murah dengan harga  Rp 141,7 juta dan masyarakat masih bisa memilikinya,” katanya. (dik)