Inklusi Keuangan di Bali Meningkat Rekening Simpanan dan Kredit Bertambah

33
Kepala KPw BI Bali Causa Iman Karana

Mangupura (Bisnis Bali) – Bank Indonesia (BI) Bali menilai, inklusi keuangan di Pulau Dewata mengalami peningkatan yang positif. Ini ditandai dengan tumbuhnya jumlah rekening dana maupun kredit.

Bank sentral ini mencatat berdasarkan data yang dihimpun pada triwulan IV 2017, tabungan, giro dan deposito per 1.000 penduduk dewasa di Bali mencapai 1.383 meningkat dibandingkan dengan rasio pada triwulan III 2017 mencapai 1.312.

“Kondisi ini menunjukkan terjadinya peningkatan jumlah rekening simpanan yang dimiliki oleh penduduk dewasa di bank sepanjang triwulan IV 2017,” kata Kepala KPw BI Bali Causa Iman Karana di Kuta, Senin (2/4) kemarin.

Menurutnya, bila melihat perkembangan data yang tertuang dalam kajian ekonomi dan regional Bali dengan adanya peningkatan rekening, berarti juga mencerminkan peningkatan inklusivitas keuangan di Bali. Nilai rasio lebih dari 1.000 menandakan keadaan penduduk dewasa yang memiliki lebih dari satu rekening simpanan. “Contoh Bali memiliki penduduk dewasa 3,25 juta dengan jumlah rekening simpanan 4,5 juta. Rasio simpanan = 4,5 juta/3,25 juta=1.383,” jelasnya.

Cik biasa ia dipanggil menerangkan, secara spasial peningkatan rasio jumlah rekening simpanan ini terjadi di seluruh wilayah Bali pada triwulan IV 2017 dengan peningkatan tertinggi terjadi di Kabupaten Buleleng. Namun, masih terdapat di wilayah di Bali dengan nilai rasio kurang dari 1.000 yaitu Kabupaten Jembrana, Tabanan, Klungkung, Bangli dan Karangasem.  (dik)