Badung Gelar Diklat Pemeriksa Pajak Daerah

18

Mangupura (Bisnis Bali) – Sekretaris Kabupaten Badung I Wayan Adi Arnawa membuka pendidikan dan pelatihan (diklat) pemeriksa pajak daerah di Kabupaten Badung tahun 2018, di ruang Pertemuan BKP SDM, Puspem Badung, Senin (2/4) kemarin. Acara tersebut dihadiri Kepala Pusdiklat Pajak, Kementerian Keuangan Republik Indonesia Hario Damar, Kepala BKP SDM Badung I Gede Wijaya, Kepala Badan Pendapatan Daerah dan Pasedahan Agung I Made Sutama.

Sekkab Badung Adi Arnawa dalam pengarahannya menekankan, pajak merupakan sumber utama penerimaan negara yang menyumbang sekitar 70 persen dari seluruh penerimaan negara. Pembangunan infrastruktur, biaya pendidikan, kesehatan, subsidi BBM, pembangunan fasilitas publik dan membayar gaji ASN semua dibiayai dari pajak. Dapat dikatakan, pajak merupakan ujung tombak pembangunan sebuah negara. Begitu pula halnya dengan Pemkab Badung, pajak merupakan sumber utama PAD. Pajak daerah, khususnya pajak hotel dan restoran telah memberikan kontribusi mencapai lebih dari 80 persen PAD Badung. Pemanfaatannya untuk membiayai pengeluaran daerah yang tertuang dalam Program Pembangunan Nasional Semesta Berencana (PPNSB) Kabupaten Badung. (sar)