Diserbu Produk Pakaian Jadi, Usaha Menjahit Tetap Tinggi Peminat

35

Singaraja (Bisnis Bali) – Ditengah banyaknya berbagai pakaian jadi, dengan aneka model bervariasi dan harga yang murah beredar di masyarakat, baik produksi dalam negeri maupun impor. Dewasa ini usaha jasa menjahit masih tetap diperlukan.

Hal ini dapat dilihat jasa menjahit tetap laris dan banyak pelanggan. Sebab ada resiko tersendiri dari membeli pakaian jadi yang memiliki ukuran tertentu seperti XL, L, M, S yaitu ukuran pakaian terkadang tidak pas dikenakan  konsumen. Oleh karena itu, mengapa dewasa ini usaha menjahit masih tetap aksis meskipun diserbu berbagai produk yang sudah jadi.

Kebaya misalnya, dipasaran atau butiq banyak ditawarkan kebaya jadi, namun berdasarkan pantauan Bisnis Bali di salah satu penjahit baju di kawasan Banjar Tengah Negara justru permintaan jahitan khususnya kebaya terus meningkat setiap bulannya. Hal itu diungkapkan owner Dwi Cantika Tailor, Ni Made Dwi Bawa Anggarini, belum lama ini.  (ira)