BPR Sikapi Dana “Idle”

33
KINERJA - BPR harus menyikapi dana idle untuk memaksimalkan kinerja perbankan. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Perlambatan ekonomi menyebabkan sektor perbankan termasuk bank perkreditan rakyat (BPR) berpeluang kesulitan menyalurkan kredit. Direktur Utama BPR Pusaka, I Made Budha Rabu (28/3) mengatakan, BPR mesti sikapi dana idle untuk memaksimalkan kinerja perbankan.

Ia mengungkapkan, dalam kondisi perlambatan BPR sangat wajar menghadapi masalah dana idle. Masalah ini tentu mesti disikapi dengan strategi perbankan sehingga kinerja BPR menjadi lebih maksimal.

Ia menjelaskan, sikapi dana idle, BPR bisa menempatkan dana idle di bank lain. Penempatan dana di bank lain tentu didasarkan kerja sama dan kesepakatan yamg jelas dengan bank lain.

Dipaparkannya, penentuan suku bunga penempatan di bank lain tetap mengacu pada ketentuan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS). Ada selisih bunga dengan besaran disesuaikan dengan kesepakatan kedua bank. Penempatan dana di bank lain dengan jangka waktu 2-3 bulan. (kup)