Ubah ”Mindset” dari Pekerja Jadi Pelaku Wirausaha Andal Dari Seminar Strategi Memulai dan Mengembangkan Bisnis Digital

58
WIRAUSAHA - Kemajuan IT mesti dimanfaatkan generasi muda dalam pengembangan bisnis online. Ini akan jadi bagian pengembangan kewirausahaan di daerah.

KEMAJUAN teknologi informasi (TI) saat ini menuntut masyarakat khususnya kalangan generasi muda makin peka dan siap meningkatkan sumber daya manusia (SDM). Teknologi internet dengan beragam fasilitas media sosialnya misalnya, secara positif bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan usaha.

Hal ini juga terkait upaya bersama stakeholder pembangunan baik pemerintah, lembaga pendidikan, maupun swasta untuk memacu terjadinya perubahaan mindset generasi muda agar tak hanya memiliki obsesi menjadi angkatan kerja saja tetapi juga mampu menjadi wirausaha-wirausaha muda yang tangguh untuk turut andil dalam pembangunan perekonomian daerah dan bangsa.

Demikian antara lain terungkap dalam Seminar Strategi Memulai dan Mengembangkan Bisnis Digital bertempat di wantilan Pura Lingga Bhuana Pusat Pemerintahan (Puspem) Badung, Selasa (27/3) kemarin.

Bupati Badung yang diwakili Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Badung, Wayan Adi Arnawa menyampaikan apresiasi kepada Harian Bisnis Bali yang memprakarsai seminar kewirausahaan berbasis digital ini. Kewirausahaan diharapkan menjauhkan sikap pesimis generasi muda karena hanya akan menghambat proses kemajuan. Dibutuhkan pemikiran optimis sehingga mampu memotivasi diri meningkatkan daya saing khususnya dengan mengaplikasi kemajuan IT secara mumpuni. Sertifikasi juga penting sebagai bentuk pengakuan atas skill yang dimiliki. Ini diperlukan dalam persaingan digital sehingga manfaatnya juga optimal baik untuk kepentingan mengakses informasi terkait peluang bisnis maupun memasarkan produk secara online.

Ketua Stikom Bali, Dadang Hermawan menyampaikan, seminar ini untuk mensosialisasikan kepada peserta khususnya siswa SMK se-Badung yang merupakan calon-calon generasi penerus bangsa untuk bisa mengubah mindset dengan memanfaatkan kemajuan informasi dan teknologi (IT) secara positif.

Dengan kemajuan IT, hidup akan lebih praktis dan mudah. Dalam konteks bisnis, jangkauan pasar juga lebih luas pun biaya relatif murah. Retorikanya saat ini berbisnis tak hanya bisa dijalankan lulusan perguruan tinggi tetapi juga SMA atau SMK. Karena itu, besar harapan kepada anak-anak SMK atau sederajat untuk meningkatkan kemampuan di bidang IT dan mulai manfaatkannya untuk tujuan bisnis.

Hal ini diharapkan menjadi motivasi dalam meningkatkan daya saing bangsa dengan meningkatnya kewirausahaan di daerah maupun secara nasional. Tambahnya, pengaruh bisnis online di Bali harus didukung sehingga makin bermanfaat bagi para pelaku bisnis. Hal tersebut karena berbagai potensi ekonomi ada di Bali yang awalnya digarap secara konvensional kini bisa dipasarkan secara online. Bisnis online bagi generasi muda saat ini makin menjanjikan karena di era revolusi 4.0 segala hal bisa di-manage secara cepat dan efisien.

Dalam kenyataannya memang memulai sebuah bisnis bisa dimulai dari sekarang yakni usia 20-40 tahun. Usia tersebut merupakan fase perkembangan dan puncak dalam berbisnis.  (gun)