Orderan Jahit Kebaya Sepi, Penjahit Beralih ke Busana ’’Online’’

104

Denpasar (Bisnis Bali)- Maraknya penjualan kebaya jadi, berpengaruh pada orderan jahitan kebaya. Meski demikian tukang jahit Ni Ketut Sujianingsih di Jalan Buana Kubu, Denpasar beralih dengan menerima orderan pembuatan busana yang banyak ditawarkan di online shop.

“Saya lebih tertarik dengan baju kebaya jadi yang dijual lebih murah.  Untuk menyiasati hal tersebut, saya menerima jahitan fashion online yang kini peminatnya untuk berbelanja online sangat tinggi,” tuturnya. Orderan fashion online yang biasa diterima seperti, longdress, jumpsuit, serta baju atasan lainnya model sabrina, tangtop, serta kimono.

Walaupun menerima jahitan fashion online yang digandrungi remaja kekinian. Sujiani mengaku tidak akan meninggalkan jahitan kebaya karena orderan kebaya sifatnya musiman hanya menjelang hari raya saja. “Saya sekarang memang fokus membuat busana yang dipasarkan di online shop. Memang tren busana remaja yang terus berubah ini, memberikan peluang besar bagi saya yang agak stagnan di fashion kebaya,” tukasnya.

Berkembangnya fashion online memang menjadi peluang bagi Sujiani yang baru 6 bulan terakhir memanfaatkan peluang pasar online tersebut. “Kostumer saya untuk fashion online ini, biasanya sekali order sampai 40 pcs. Dari pembuatan fashion online ini saya memang lebih banyak  mendapat keuntungan,”ungkapnya. Dengan model busana yang sedang tren dan kekinian, busana online ini banyak peminatnya.  (pur)