Denpasar (Bisnis Bali) –  Belakangan ini, sebagian masyarakat cenderung melirik fasilitas tukar tambah aksesori emas, yang disediakan para pebisnis emas.

Menurut Hasan, salah seorang pengelola toko emas di kawasan Jalan Hasanudin, Denpasar, tukar tambah belakangan ini cukup menggeliat transaksinya. “Rata-rata konsumen kami yang ingin tukar tambah dan yang membeli emas hampir seimbang jumlahnya belakangan ini,” ujarnya.

Lanjutnya, emas hingga saat ini banyak dipilih sebagai salah satu alat investasi. Emas berbentuk perhiasan cenderung disukai kaum perempuan. Terlebih lagi modelnya yang selalu mengikuti zaman. ‘’Kian beragamnya desain dan motif aksesori emas belakangan ini, secara langsung juga berdampak pada berdenyutnya bisnis emas,’’jelasnya.

Selain dipacu minat beli konsumen yang cukup tinggi, prospektifnya investasi emas juga menyebabkan kalangan pebisnis makin kreatif menggali potensi pasar. ‘’Mode aksesori emas yang antik dan bernuansa tradisional, cenderung digemari konsumen hingga saat ini. Tren aksesori emas saat ini tidak jauh berbeda dari yang model ini, yakni back to natural,’’ katanya.

Dengan menghadirkan desain dan motif back to natural yang up to date ini, niscaya konsumennya akan bertambah. Terlebih harga emas saat ini cenderung stabil.

Hal senada diungkapkan Ridwan, salah seorang pengelola toko emas lainnya. “Tampil cantik dan anggun merupakan sebuah kewajiban bagi wanita, baik itu menyangkut penampilan busana, make-up , serta aksesori yang digunakan,” ujarnya. (aya)