Maksimalkan Event, Rangsang UMKM Mandiri

29
 Salah satu event (pameran) yang diikuti para UMKM untuk mempromosikan produk unggulannya. (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) – Pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Bali jumlahnya cukup banyak. Dari daya yang dihimpun Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali sampai akhir 2017 ada 300 ribuan unit usaha yang tersebar di seluruh kabupaten/kota se-Bali.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali, I Gede Indra, S.E.,M.M., yang didampingi Kabid UKM, AA Raka Sunetri, Kamis (22/3) mengatakan, untuk merangsang para UMKM berkembang salah satunya memaksimalkan event-event seperti pameran. Tiap UMKM dapat mempromosikan produk unggulannya di tiap event.

Untuk itu, sekarang ini sudah ada komunitas para UMKM di Bali. Salah satu terbentuknya Himpunan Pengusaha Mikro, Kecil dan Menengah (Hipakenaa) Bali sangat diharapkan mampu mengantarkan para pelaku usaha naik kelas. ”Hipakenaa sudah memiliki agenda (event) dalam setahun. Semua event melibatkan para anggotanya. Hal inilah yang perlu dibangkitkan sehingga para pelaku usaha bangkit, berkembang, maju sampai akhirnya mandiri. Kami sangat berharap para pelaku usaha yang ada mau mengikuti kegiatan yang mampu memperkenalkan produk unggulannya kepada semua masyarakat. Yakni melalui pameran, baik lokal, nasional maupun internasional,” tegas Gede Indra.

AA Raka Sunetri menambahkan, dengan adanya perkumpulan para pelaku UMKM lebih cepat mampu menumbuhkan baik dalam jumlah maupun kualitas. Namun dekimian, pihaknya sangat berharap perkumpulan para UMKM solid untuk maju bersama-sama. (sta)