Cegah Persaingan tak Sehat   Ketua DPRD Karangasem Dukung Standardisasi Harga Galian C

17
I Nengah Sumardi

Amlapura (Bisnis Bali) – Ketua DPRD Karangasem I Nengah Sumardi mendukung standardisasi harga galian C di Karangasem. Standardisasi harga galian C itu penting agar tidak terjadi persaingan tidak sehat dalam penjualan pasir  atau galian C di Karangasem.

Sumardi menyampaikan hal itu, saat memimpin rapat kerja di DPRD Karangasem beberapa hari lalu. Dalam rapat kerja dengan eksekutif seperti dari Bagian Ekonomi, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang juga mengundang pengurus depo galian C di Kubu, serta kalangan sopir truk galian itu, sejumlah pengusaha galian C dari Kecamatan Kubu, menyampaikan aspirasinya agar Pemkab Karangasem menetapkan standardisasi harga jual galian C. Standardisasi harga, kata pengusaha galian C itu, selain agar tak terjadi persaingan tak sehat, misalnya dengan saling banting harga, agar lebih banyak laku pasirnya, yang pada akhirnya merugikan banyak pihak. Alam yang dikeruk juga rusak, kalau eksploitasi atau pengerukan besar-besaran tanpa penataan.

Nengah Sumardi mengatakan, belakangan ini, ketika usaha galian C di Selat belum ada yang mengantongi izin karena terbentur peraturan, kebanyakan usaha galian C di Kecamatan Kubu yang memberikan pemasukan pajak bagi Pemkab Karangasem. Karena itu, pengusaha galian C di Kubu mesti bekerja sama, dan jangan sampai terjadi kekisruhan atau persaingan tak sehat. ‘’Pihak BPKAD Karangasem serta dari Dinas Satpol PP  hendaknya mengawasi standardisasi harga galian C itu. Kalau situasi persaingan usaha galian C berjalan kondusif, semuanya akan berjalan baik. Pengusaha tenang bekerja, dan pemerintah mampu memungut pajak secara optimal. Sementara dalam situasi seperti belakangan ini, memang usaha galian C di Kubu yang paling banyak menyumbang pajak atau pendapatan asli daerah bagi Pemkab Karangasem,’’ papar Sumardi. (bud)