Jumlah Pengusaha Tumbuh, Ekonomi pun Berkembang

23
‎staKERJA SAMA - Menteri Koperasi dan UKM RI, Puspayoga dan Pemimpin KMB dan 59 rektor se-Indonesia menandatangani kerja sama.

Sudah terbukti makin banyak pelaku usaha produktif, pertumbuhan ekonminya makin tinggi. Hal ini terbukti.di negara maju jumlah pelaku usaha melebihi 10 persen dari jumlah penduduk. Untuk itu, sangat penting dan strategis suatu negara menumbuhkankembangkan wirausaha muda dan melakukan pendampingam sampai menjadi pengusaha mandiri. Lantas apa saja yang mesti dipersiapkan untuk menjadi pebisnis produktif?

TERKUAK dalam acara Pemasyarakatan Kewirausahaan dengan Tema “Gerakan Mahasiswa Pengusaha” yang diikuti 300 undangan dari mahasiswa dan undangan umum lainnya di wantilan Gedung Pers K. Nadha Denpasar. Pertumbuhan pelaku usaha sangat strategis menumbuhkan ekonomi.

Pelaku usaha tumbuh, ekonomi pun menjadi kokoh. Semisal di Bali jumlah pelaku usaha terus meningkat. Ekonomi di Bali pun makin kuat. Maka dari itu, pemerintah pusat melalui program strategisnya terus mendorong dan mencetak jumlah wirausaha baru. Sementara pelaku usaha yang sudah jalan terus memperoleh pendampingan hingga mandiri.

Menteri Koperasi dan UKM RI, AAN Puspayoga yang hadir pada acara tersebut menegaskan, pemerintah pusat melalui perintah Presiden Jokowi ada dua langkah strategis yang dilaksanakan melalui Kementerian Koperasi yakni merevitalisasi koperasi dan menumbuhkembangkan pelaku usaha. Diyakini, tumbuhnya pelaku usaha langsung meningkatkan ekonomi. Ekonomi meningkat secara otomatis kesejahteraan masyarakat juga meningkat.

”Baru dilantik menjadi Menteri Koperasi dan UKM, saya diperintahkan untuk dua hal pokok yang amat penting. Bagaimana PDB koperasi yang sebelumnya 1,1 persen mampu naik kelas. Akhirnya kami komitmen melakukan pembenahan sekaligus mendata valid jumlah koperasi. Kami pun membubarkan 43 ribu koperasi yang benar-benar tidak aktif. Kami bubarkan untuk membentuk citra koperasi yang aktif dan sehat. Setelah revitalisasi, PDB naik menjadi 4 persen lebih. Kami targetkan tahun 2019 nanti ke level di atas 5 persen. Kemudian kewirausahaan juga kami dorong berkelanjutan mulai dari melibatkan masyarakat umum diberikan pemahaman kewirausahaan melalui program Gerakan Kewirausahaan Nasional sampai bekerja sama dengan universitas. Dalam kegiatan ini, kami menandatangani kerja sama dengan 59 rektor dari 9 provinsi di Indonesia. Kerja sama media dengan Kelompok Media Bali Post (KMB) salah staunya Bali TV. Sebelumnya, rasio kewirausahaan Indonesia hanya 1,55 persen. Saat ini sudah naik kelas mencapai 3,01 persen. Kami target tahun 2019 mencapai di atas 5 persen,” kata Puspayoga sambil menegaskan kerja sama kampus, pemerintah dan media sangat tepat. (sta)