Membangun Sinergitas Pelatihan untuk Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi

36

Mangupura (Bisnis Bali) – Balai Latihan Masyarakat Denpasar menggelar Forum Komunikasi, Informasi dan Sinkronisasi Program Kerja BLM Denpasar, dengan tema “Membangun Sinergitas Pelatihan Untuk Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal dan Transmigrasi”. Kegiatan dibuka Sekjen Kementrian Desa PDTT, Anwar Sanusi, Ph.D, Minggu (4/3), di Kuta, Badung.

Anwar Sanusi memaparkan, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transformasi mendorong empat program prioritas pembangunan desa atau pemanfaatan dana desa. “Program prioritas pembangunan desa yaitu produk unggulan kawasan perdesaan atau prukades, embung desa, badan usaha milik desa atau BUMDes dan sarana olahraga desa atau raga desa,” ungkapnya.

Bantuan dan dukungan yang masuk ke desa diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa dan berdampak langsung terhadap peningkatan produktivitas ekonomi masyarakat desa. Dengan demikian desa berangsur akan dapat berkembang secara mandiri dan berdampak pada kesejahteraan masyarakat desa.

Sementara itu, Kepala Balai Latihan Masyarakat Denpasar, Drs. Mulyadi Malik, M.Si., mengatakan, rapat kerja teknis  balai latihan masyarakat Denpasar ini melibatkn 40 kabupaten/  kota se Bali, NTT dan NTB 5.041 desa.  “Kami berharap rakernis ini dapat melahirkan rekomendasi  terkiat dengan pembangunan Desa. Kami tupoksinya  adalah melakukan laknas (pelatihan kepada masyarakat)  kemudian penelitian dan pengembangan dan juga pengelolaan data dan informasi desa, daerah tertinggal  termasuk kawasan dan di wilayah ketransmigrasian,” paparnya. (pur)