Budi Daya Ikan Gabus Menjanjikan

823

Denpasar (Bisnis Bali) – Ikan gabus mengandung protein yang tinggi atau albumin yang sangat cepat menyembuhkan luka, sariawan, pasca-operasi dan usus buntu. Ikan gabus lebih banyak dikonsumsi untuk kebutuhan penyembuhan, sehingga prospek budi daya ikan gabus cukup bagus.

Dr. Ir. I Ketut Arnawa, MP., dosen Fakultas Pertanian Universitas Mahasaraswati Denpasar  memaparkan, ikan gabus adalah jenis ikan air tawar yang dapat hidup di sungai, danau, kolam, bendungan, rawa, banjiran, sawah bahkan parit dan air payau. Ikan gabus merupakan ikan karnivora dengan makanan utamanya berupa udang, katak, cacing, serangga dan semua jenis ikan.

Teknik budi daya ikan gabus dalam pembuatan kolam pemeliharaan ikan gabus sebaiknya ukurannya tidak terlalu luas. Hal ini untuk memudahkan pengontrolan dan pengawasan ikan. Bentuk dan ukuran kolam pemeliharaan bisa bervariasi tergantung dari selera pemilik dan lokasinya, tetapi sebaiknya bagian dasar dan dinding kolam dibuat permanen. Bisa menggunakan kolam beton atau terpal.

“Kalau baru membuat kolam, keringkan lebih dulu sekitar seminggu. Pada bagian dasar kolam perlu tabur tanah yang berasal dari kotoran hewan dengan tebal kira-kira 30 cm, lalu taburkan juga kapur dolomid secara merata ke permukaan kolam yang sudah diberi kompos,” katanya.

Tunggu selama 3 hari supaya pupuk, kapur larut dalam tanah. Fungsinya nanti sebagai penghasil pakan alami bagi ikan gabus, karena dengan medium ini, makhluk seperti plankton dan lumut mudah hidup yang nantinya bisa menjadi sumber makanan bagi ikan. (pur)