Wabup Suiasa ”Mendem Pedagingan” di Pura Luhur Natar Sari Penarungan

31
istKARYA - Wabup Suiasa saat menghadiri karya pemelaspas alit dan mendem pedagingan di Pura Luhur Natar Sari dan Pura Dalem Waraspati, Banjar Dajan Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, pada Purnama Sasih Kesanga, Kamis (1/3) lalu.

Mangupura (Bisnis Bali) – Krama pengempon Pura Luhur Natar Sari dan Pura Dalem Waraspati, Banjar Dajan Peken, Desa Penarungan, Kecamatan Mengwi, pada Purnama Sasih Kesanga, Kamis (1/3) lalu melaksanakan karya pemelaspas alit dan mendem pedagingan. Karya ini digelar serangkaian telah rampungnya perbaikan bangunan pelinggih kedua pura yang lokasi menjadi satu tersebut.

Upacara melaspas dipuput Ida Pedanda Istri Gria Agung Abiansemal, serta dihadiri Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa bersama anggota DPRD Badung I Wayan Suyasa. Pada kesempatan tersebut, Wabup Suiasa mendem pedagingan di pelinggih padmasana, dilanjutkan persembahyangan bersama dan menyerahkan dana aci Rp15 juta. Upacara tersebut juga dihadiri Sekcam Mengwi I Nyoman Suartana, Perbekel Penarungan Ni Wayan Sukerni, Bendesa Adat Penarungan I Kadek Widiada, Bendesa Adat Jelantik Tabanan AA Putu Giri Putra dan Bendesa Adat Kukub Tabanan I Nyoman Suandi.
Menurut Panitia Karya, Ida Bagus Putra, pembangunan pelinggih Pura Luhur Natar Sari dan Pura Dalem Waraspati telah dilaksanakan pada 2017, dengan mendapat dukungan dana hibah dan bantuan keuangan khusus (BKK) dari Pemkab Badung. Pura Luhur Natar Sari mendapat bantuan hibah Rp388 juta, Pura Dalem Waraspati Rp 633,5 juta, ditambah BKK Rp700 juta. Total dana yang diterima Rp1,7 M lebih.  Bangunan maupun pelinggih yang diperbaiki meliputi semua pelinggih serta bangunan balai pesambyangan, bale gong, bale panjang, bale kulkul, kori agung dan tembok penyengker. Sementara untuk upacara melaspas alit dan mendem pedagingan menggunakan sarana upakara berupa ayaban bebangkit, caru manca sata, guru dan bendu piduka. Ditambahkan, krama pemaksan akan merencanakan untuk melaksanakan upacara dengan tingkatan lebih besar yakni karya ngenteg linggih, wraspati kalpa, karena sejak 50 tahun silam belum pernah dilaksanakan. Selain itu guna mendukung pelaksanaan upacara piodalan, pihaknya juga berencana memohon bantuan Gong Semarandana melalui pengajuan proposal.  (sar)