Festival Makan Duren Siap Digelar

39
DURIAN - Festival Makan Duren yang akan dilaksanakan di Agrowisata Rama Sinta Farm Desa Tajun. (ira)

Singaraja (Bisnis Bali) –  Tidak dapat dipungkiri, Kabupaten Buleleng memiliki potensi perkebunan dan pertanian yang melimpah. Hasil yang melimpah terdapat pada sektor buah-buahan. Kontur geografis yang nyegara gunung membuat banyak varietas buah yang dapat tumbuh di Kabupaten Buleleng.

Melimpahnya hasil perkebunan buah di Buleleng, berdampak banyak terhadap perekonomian dan pariwisata. Tentu potensi ini harus dapat dimanfaatkan dengan baik, salah satu cara dengan memperluas gaung Kabupaten Buleleng sebagi pusat buah-buahan di Bali, baik dengan cara mengelar acara yang terfokus terhadap pertanian dan perkebunan, sehingga berdampak langsung terhadap para petani selaku konsumen dan masyarakat selaku distributor dan konsumen.

Seperti kegiatan Festival Makan Duren yang akan digelar, Minggu (4/3) di Desa Tajun, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini, acara yang bertajuk pertanian dan perkebunan ini akan digelar di lahan agrowisata Rama Shinta Farm, acara Festival Makan Duren ini dikemas dalam bentuk Festival rekreasi dan akan digelar selama sehari penuh dan dilakukan di tengah perkebunan durian yang ada di Rama Shinta Farm. Juga pemilihan tempat ini didasarkan ingin memberikan kenikmatan dan sensasi yang berbeda saat menikmati buah durian langsung di bawah pohon durian. Dalam Festival Makan Duren ini, peserta akan diberikan makan durian sepuasnya, mendapatkan pengetahuan tentang buah naga, dan fun game. “Kami mengelar Festival Makan Duren ini bertujuan untuk memperkenalkan potensi Desa Tajun yang merupakan salah satu desa penghasil buah durian di Buleleng,” ungkap Made Arnaja pemilik Rama Shinta Farm, belum lama ini. (ira)