Denpasar (Bisnis Bali) – Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Provinsi Bali terus mendorong seluruh badan usaha dan tenaga kerja jasa konstruksi agar melakukan sertifikasi. Hal itu telah diamanatkan di dalam UU No. 2 tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi. Untuk itu LPJK Provinsi Bali menjalankan beberapa program kerja guna mencapai tujuan tersebut. Salah satunya melaksanakan one day services certification. Demikian ditegaskan oleh Ketua LPJK Provinsi Bali, Ida Bagus Nyoman Sudewa, saat ditemui pada Rabu (28/2) di Denpasar.

Lebih lanjut dikatakan, one day services certification merupakan program kerja yang mengacu pada tugas pokok LPJK dimana LPJK Privinsi Bali harus dapat memberikan layanan sertifikasi yang prima, cepat dan transparan. Kegiatan one day services certification memberikan proses percepatan sertifikasi, baik Sertifikasi Badan Usaha maupun Sertifikasi Keahlian Tenaga Konstruksl.

“Program one day services certification dilangsungkan pada kegiatan Indo Build Tech Expo di Sanur Paradise Plaza Hotel pada tanggal 28 Februari – 1 Maret 2018 untuk Sertifikasi Badan Usaha serta 2-3 Maret 2018 untuk Sertifikasi Keahlian Tenaga Konstruksi”, ungkapnya.

Selain itu, LPJK Provinsi Bali juga menerapkan Distance Learning atau Sistem Informasi Belajar Intensif Mandiri (SIBIMA) Bidang Konstruksi. Ini merupakan salah satu program kerja LPJK Provinsi Bali bekerja sama dengan Balai Penerapan Teknologi Konstruksi (BPTK) Kementerian PUPR guna menjalankan tugas menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan jasa konstruksi. Saat ini cukup jauh range kebutuhan tenaga konstruksi yang bersertifikat, salah satunya tenaga konstruksi bersertifikat keahlian. Hal ini dikarenakan untuk mendapatkan SKA, para fresh graduate dari perguruan tinggi dipersyaratkan untuk memiliki pengalaman kerja 1 tahun sejak kepemilikan ijazah S-1.  (dar)