230 Tahun Kota Denpasar Tekankan Implementasi Padmaksara Lima Program Prioritas Beri Capaian Kebahagiaan Masyarakat

25
Plt. Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara saat menyematkan Satya Lacana kepada PNS di lingkungan Pemkot Denpasar saat Upacara Bendera Peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar,  Selasa (27/2).

Denpasar (Bisnis Bali) – Kota Denpasar kini genap memperingati HUT yang ke-230 tahun pada Selasa (27/2). Berbagai capaian telah berhasil di raih dalam berbagai bidang. Kendati demikian, berbagai program dalam upaya meningkatkan kesejahteraan menuju kebahagiaan masyarakat terus dilaksanakan Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar di bawah Kepemimpinan Wali Kota, IB Rai Dharmawijaya Mantra dan Wakilnya, IGN Jaya Negara. Apel Bendera mengawali peringatan Puncak HUT ke-230 Kota Denpasar di Lapangan Lumintang. Hadir dalam kesempatan tersebut Plt. Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara sebagai Inspektur Upacara, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Wakil Bupati Badung, I Ketut Suiasa, Wakil Bupati Bangli, Sang Nyoman Sedana Arta, serta pejabat muspida dan muspika serta undangan lainya.

Dalam kesempatan tersebut turut disematkan satya lencana bagi PNS di lingkungan Pemkot Denpasar yang telah mengabdikan diri mulai dari 10 tahun, 20 tahun dan 30 tahun. Di samping diserahkan penghargaan Prakerti Budaya Seniman dan Budayawan di Kota Denpasar.

Jaya Negara menjelaskan, dalam mewujudkan tingkat kebahagiaan masyarakat, Kota Denpasar berpegangan pada mottoPurradhipa Bhara Bhavana yang artinya kewajiban pemerintah adalah meningkatkan kemakmuran rakyat. Di samping itu dalam visi misi Padmaksara terdapat delapan program yang terdiri dari  33 program kegiatan, dikemas dalam lima program prioritas pelayanan dasar. “Dalam rangka mencapai kesejahteraan dan kebahagian masyarakat kita terus memaksimalkan program-program yang tertuang dalam Padmaksara,” ujar Jaya Negara.

Lebih lanjut dikatakan, adapun lima strategi pokok pelayanan dasar tersebut yang pertama infrastruktur dasar seperti pendidikan, ekonomi, kesehatan terutama infrastruktur tetap menjadi acuan utama dalam pelaksanaan program. Kedua kualitasi peningkatan sumber daya manusia juga menjadi perhatian serius sehingga masyarakat Denpasar bisa bersaing dijaman milenial ini. Ketiga ekonomi kreatif  yang menitik beratkan pada pemberdayaan ekonomi pasar rakyat, koperasi sebagai penggerak roda perekonomian untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

Keempat pelestarian budaya seni adat untuk meningkatkan pariwisata mengingat budaya menjadi daya tarik yang kuat di bidang pariwisata, serta mewujudkan tata kelola pemerintah yang baik untuk mendukung semua program tersebut di atas. “Semua itu dapat terwujud bila semua aparatur pemerintah di Kota Denpasar mau bekerja keras dan kerja iklas serta mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Kota Denpasar,’’ tambahnya.

Sekda Kota Denpasar, AAN Rai Iswara menambahkan, dari tahun ke tahun Kota Denpasar terus melakukan pembenahan untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia. Untuk itu, pembangunan yang dilakukan selalu bersinergi dengan tiga pilar yang ada yaitu pemerintah, masyarakat dan swasta. Selain itu, pemberdayaan dan peningkatn profesionalisme dalam mencapai sistem pemerintahan yang baik harus tetap dijunjung tinggi. “Bila ini sudah berjalan dengan baik saya yakin pembangunan dapat tercapai dengan baik,” ujarnya.

Untuk peringatan HUT ke-230 Kota Denpasar menurut Rai Iswara berbagai kegiatan dilaksanakan mulai dari lomba sampai pada pelaksanaan malam apresiasi budaya yang dipusatkan di Taman Budaya Art Center Denpasar. “Kami berharap melalui peringatan HUT Kota Denpasar ke depannya lebih meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Denpasar,” imbuhnya.

Sementara, Gubernur Bali, Made Mangku Pastika dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Plt. Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, tema yang diangkat pada tahun ini, diharapkan dapat diterapkan dalam percepatan pembangunan di Kota Denpasar. Melalui program Padmaksara yang telah dituangkan dalam visi dan misi juga diharapkan dapat diterapkan dalam aspek kehidupan dapat diterapkan.(ad 0249)