Garap Pasar Wisata harus Disesuaikan Dengan Daya Dukung Bali 

96
BERLIBUR – Wisatawan Cina yang sedang berlibur ke Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Bali memberikan kontribusi besar terhadap kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia. Pelaku pariwisata harus menyesuaikan penggarapan pasar dengan kapasitas pariwisata Bali.

Ketua Umum DPP Asita, Asnawi Bahar, Senin (19/2) mengatakan, pada 2018 ini wisman yang berlibur ke Bali diharapkan menyentuh angka 7 juta orang. Kunjungan wisatawan ke Bali memberikan kontribusi besar terhadap  pariwisata Indonesia.

Ia menjelaskan, carrying capacity Bali sangat terbatas. Pariwisata Bali tidak mampu menampung jumlah wisatawan yang begitu besar.

Dipaparkannya, Indonesia menargetkan 20 juta wisatawan ke Indonesia 2019. Target kunjungan wisman 20 juta tidak mungkin hanya dipenuhi oleh pariwisata Bali.

Lebih lanjut dikatakannya, destinasi selain Bali diharapkan ikut berkembang. Selain ke Bali, wisman bisa berkunjung ke Kepulauan Riau, Sulawesi Utara,  Bangka Belitung, Sumatera Barat dan lainnya. “Kawasan lain termasuk pariwisata Bali, sama-sama mendongkrak kunjungan wisman ke Indonesia,” katanya.

Ia mencontohkan, saat perayaan Imlek, wisatawan Cina banyak meramaikan Bali. Pelaku pariwisata Bali menyuguhkan perayaan yang spesial bagi wisatawan Cina yang berkunjung ke Bali.(kup)