Pernak-pernik Imlek Laris Manis Omzet Capai Jutaan Rupiah per Hari

52
Pernak-pernik Tahun Baru Cina atau Imlek laris manis. (aya)

Denpasar (Bisnis Bali) –  Penjualan pernak-pernik Tahun Baru Cina atau Imlek laris manis. Aneka hiasan dinding bertuliskan Cina, aneka patung dewa yang terbuat dari porselen, lampion gantung, suvenir khas Cina, sandal, hingga baju Cheongsam ratusan pcs terjual, sehingga omzet pebisnis mencapai jutaan rupiah per hari.

Menurut Haryati, salah seorang penjual pernak-pernik Imlek di kawasan Denpasar, Kamis (15/2), berbagai ornamen khas Imlek laris manis sejak 3 hari terakhir ini. ‘’Ornamen-ornaman itu berupa lampion merah, lengkap dengan pohon mehua merah jambu, yang diletakkan di tiap pintu masuk dan pintu keluar, baju Cheongsam, hingga gantungan kunci dan gantungan di mobil khas Imlek banyak diminati kaum Tionghoa,” ujarnya.

Menurutnya, pernak-pernik Imlek ini memberi peruntungan kepada pihak-pihak yang belum beruntung pada masa-masa sebelumnya, sehingga pernak-pernik ini cukup banyak diminati menjelang Imlek. Produk perlengkapan Imlek yang didatangkan dari luar Bali ini harganya bervariasi, tergantung jenis dan macam produknya.

Untuk aneka hiasan dinding dijual dengan harga mulai Rp 30.000 – Rp 75.000 per unit, lampion mulai Rp 25.000 – Rp 80.000 per pcs, aneka suvenir dijual mulai Rp 10.000 sampai Rp 60.000 per pcs.

Hal senada diungkapkan Wendy, salah seorang penyedia pernak-pernik Imlek lainnya. ‘’ Hari Raya Imlek tahun ini menjadi berkah kami untuk mencari keuntungan maksimal,” ujarnya. Lanjutnya, permintaan pernak-pernik Imlek tergolong cukup tinggi belakangan ini, sehingga omzetnya bisa mencapai jutaan rupiah per hari. (aya)