Perayaan Imlek, Peluang Garap Wisatawan Cina

38
IMLEK - Wisatawan Cina yang merasakan perayaan Chinese New Year 2018 di Bali. (kup)

Mangupura (Bisnis Bali) – Perayaan Imlek sangat spesial bagi pariwisata Bali. Melalui perayaan ini, bisa untuk mempromosikan dan pemulihan wisatawan Cina ke Bali.

Ketua Umum DPP Asita, Asnawi Bahar, Kamis (15/8) mengatakan, wisatawan Cina atau Tiongkok yang berlibur ke luar negaranya pada 2018 ini sekitar 250 juta jiwa. Jika mampu menggarap 1 persen wisatawan Cina, sudah mampu mendongkrak pencapaian target kunjungan wisatawan mancanegara.

Ia menjelaskan, pelaksanaan festival Imlek ingin menampilkan kepada pasar Cina bahwa Bali aman dikunjungi. Ketika sudah merasa nyaman, wisatawan Cina akan terus bertambah ke Bali. “Setelah datang, pelaku pariwisata harus memberikan pelayanan terbaik kepada wisman Cina,” katanya.

Asnawi Bahar memaparkan, perayaan Imlek di Bali dirayakan cukup meriah menyesuaikan dengan anggaran pemerintah. Ini yang utama mempromosikan pariwisata Bali ke pasar Cina.

Sekretaris Komisi Tiongkok DPP Asita, Hery Sudiarto mengatakan, perayaan Chinese New Year 2018 sudah dilakukan di Bali berturut-turut mulai 2016. Pada 2018 perayaan Imlek di Bali dilaksanakan 2 hari.

Ia menjelaskan, sama dengan perayaan hari besar agama di Bali, perayaan Imlek bagi wisatawan Cina dirayakan bersama keluarga.  Saat perayaan Imlek, wisatawan Cina berlibur ke Bali bersama keluarga. Liburan Imlek merupakan liburan dengan periode yang panjang bagi wisatawan Cina. (kup)