Mantra-Kerta Komitmen Jaga “Bali Shanti lan Jagadhita”

55

Denpasar (Bisnis Bali) – Mantra – Kerta komitmen menjaga “Bali Shanti lan Jagadhita“, seperti tagline yang diusungnya. Hal tersebut disampaikan pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan I Ketut Sudikerta, usai menandatangani Deklarasi Kesepakatan Damai Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018 yang diprakarsai oleh Polda Bali di depan Monumen Perjuangan Rakyat Bali (MPRB) Bajra Sandhi, Renon, Selasa (13/2).

Rai Mantra mengatakan, tagline yang diusung sudah selaras dengan apa yang diharapkan oleh Gubernur Pastika, Kapolda Bali dan  para penyelenggara Pemilu. Namun, diakui pelaksanaan deklarasi kesepakatan damai tersebut sangat baik dalam upaya mencerdaskan masyarakat.

“Karena bagaimana pun juga kalender politik tersebut diharapkan dapat mencerdaskan masyarakat. Dengan demikian, apa yang ditekankan oleh Gubernur, menghindari money politics, SARA dan kekerasan dapat dihindari,” kata Rai Mantra yang didampingi oleh Cawagub, Ketut Sudikerta.

Selain itu, Rai Mantra juga mengapresiasi komitmen Kapolda yang akan menjaga netralitas, karena kondisi aman dan damai tersebut juga dipengaruhi oleh netralitas. Dengan demikian, Shanti lan Jagadhita dapat dijunjung tinggi oleh para pendukung Mantra-Kerta, dalam rangka mencerdaskan masyarakat Bali. “Istilahnya itu kesayang ikang pape bahan prayojane, yang artinya pemimpin harus bisa membuat terang masyarakat, bisa memberantas kebodohan,” katanya.

Rai Mantra menyadari bahwa politik tersebut saling pancing memancing, namun bila dari hati yang paling dalam menyadari tidak perlu saling pancing memancing tersebut.

“Saya dan Sudikerta menginstruksikan kepada seluruh pendukung dan simpatisan Mantra – Kerta, mari kita cerdaskan masyarakat Bali. Jangan ada tindakan kekerasan, money politics, dan segala sesuatu yang bisa membuat situs tidak kondusif, karena kami merupakan harapan dari masyarakat Bali yang ingin maju dan berkembang,” katanya.(pur)