Dispar Bangli Manfaatkan Medsos untuk Promosi Wisata

58
WISATA - Salah satu objek wisata di Kintamani, Bangli. (man)

Bangli (Bisnis Bali) – Guna memperkenalkan sekaligus meningkatkan angka kunjungan wisatawan ke Bangli, Dinas Pariwisata (Dispar) Bangli terus melakukan berbagai terobosan. Salah satunya, promosi melalui digital dan media sosial (medsos). Hal itu seiring dengan tingginya akses penggunaan teknologi tersebut saat ini.

Kabid Promosi Dispar Kabupaten Bangli, I Wayan Merta, S.Sos., M.M., di Bangli Minggu (11/2) mengungkapkan, selama ini tingkat kunjungan wisatawan ke Bangli memang cenderung berfluktuasi.

Ia menambahkan, terlebih lagi dengan kondisi tingginya intensitas curah hujan belakangan ini yang membuat turunnya angka kunjungan, salah satunya ke objek wisata Kintamani berkisar 5-10 persen dari kondisi normal.

“Musim hujan yang kadang disertai dengan angin kencang ini, membuat sejumlah kunjungan wisatawan hanya sampai Ubud, tidak meneruskan hingga Bangli. Namun, bila kondisi cuaca cerah, angka kunjungan wisatawan ke Bangli ini cukup besar,” katanya.

Menurut Merta, berkaitan dengan musim hujan, memang tidak bisa berbuat banyak. Meski demikian, mengantisipasi kondisi cuaca saat normal nanti, telah dilakukan dengan gencar melakukan promosi. Salah satunya melalui teknologi medsod. Cara ini dinilai paling efektif, sekaligus menyikapi terbatasnya anggaran promosi. Sebab, banyak kalangan dan termasuk wisatawan yang mencari informasi terkait tempat-tempat wisata melalui web maupun medsos.

Ia mengatakan, mekanisme promosi melalui medsos ini adalah, Dispar Bangli mengarahkan semua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) di Kabupaten Bangli di antaranya untuk membuat blog, Facebook yang mempromosikan objek wisatanya masing-masing. (man)