Denpasar (Bisnis Bali) – Momen Valentine Day (hari kasih sayang) yang jatuh pada 14 Februari mendatang, diharapkan jadi berkah tersendiri bagi pebisnis jaket berbahan jeans.

Terlebih, jaket berbahan jeans (denim) tetap menjadi tren di kalangan remaja pada 2018 ini.

Menurut Ririn, salah seorang pengelola toko busana di kawasan Denpasar, Senin (5/2), perkembangan mode dan tuntutan penampilan, terutama penampilan kaum remaja, menjadikan pakaian bagian dari kebutuhan yang tidak dapat ditunda, terlebih pada momen Valentine Day. “Penawaran berbagai model pakaian mendukung makin selektifnya konsumen dalam memilih yang terbaik,” ujarnya.

Lanjutnya, saat ini desain jaket pria dan wanita lebih banyak modifikasi atau kreasi, karena desainnya fleksibel dan bisa disesuaikan dengan keinginan serta kebutuhan konsumen. Jaket jeans , baik untuk pria maupun wanita hingga kini dan ke depannya akan tetap miliki pasar.

‘’Kebutuhan  akan fashion, terutama bagi anak muda telah menjadi hal yang wajib untuk kami penuhi. Celah ini kami coba manfaatkan dengan menyediakan jaket jeans dengan varian yang beragam,” ungkapnya.

Katanya, produk seperti jeans ini tidak pernah mati, jeans ada terus dan disukai terus, mungkin modelnya saja yang tergantung musim.

Harga produknya pun terbilang masih terjangkau untuk kantong anak muda, seperti celana jeans dia jual mulai Rp 280 ribu dan untuk jaket mulai Rp 250 ribu hingga 550 ribu.

Diungkapkannya, pengguna jaket ini dari usia remaja, termasuk kalangan dewasa. Mengingat, model jaket ini bisa digunakan saat suasana santai saat beraktivitas di luar rumah.

Hal senada diungkapkan Hary, salah seorang penyedia busana pria dan wanita lainnya. ‘’Sejalan dengan perkembangan mode, kaum remaja kini makin memperhatikan penampilan terutama dalam memilih pakaian. Oleh karena itu, tidak sedikit pula model pakaian yang bisa dijadikan pilihan untuk momen Valentine Day ini,” ujarnya. (aya)