Aset Capai Rp 355 Miliar, LPD Kerobokan Buka Cabang Tahun Ini

137
Pelayanan yang dilakukan di LPD Desa Adat Kerobokan.  (wid)

Mangupura (Bisnis Bali) – Perkembangan Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Kerobokan makin dirasakan setiap tahunnya. Dengan kepemilikan aset saat ini (akhir Desember 2017) yang mencapai Rp 355 miliar, LPD Kerobokan terus melakukan pembenahan untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada nasabah, yang salah satunya dengan dibukanya kantor cabang pada tahun ini.

Kepala LPD Kerobokan, I Ketut Sender, saat ditemui, Senin (5/2), mengatakan, kantor cabang pertama sudah dibuka beberapa waktu lalu, yang mengambil tempat di Jalan Kebo Iwa Utara. “Hal ini kami lakukan untuk memaksimalkan pelayanan dan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat terkait aktivitas kredit ataupun tabungan, mengingat jangkauan wilayah Desa Adat Kerobokan yang cukup luas,” ungkapnya.

Ditambahkannya, untuk pelayanan di kantor cabang, pihaknya mengakui mengambil aset dalam bentuk ruko. Selain di Jalan Kebo Iwa Utara, kantor cabang rencananya juga akan dibuka di daerah Tegalantang, sehingga total kantor cabang yang dibuka tahun ini ada dua. Untuk mengisi kantor cabang dan memaksimalkan pelayanan, tentunya pada tahun ini juga akan dilakukan penambahan karyawan. “Namun kami juga masih memaksimakan tenaga yang di sini, yang ke depannya mungkin kami akan lakukan sistem peningkatan karir,” katanya.

Disinggung soal laba yang dicapai pada laporan tutup buku 2017, dia mengatakan, laba yang mampu diperoleh LPD Desa Adat Kerobokan mencapai Rp 8,3 miliar. Hal tersebut sudah dilaporkan pada paruman yang digelar pada Sabtu (3/2) lalu. Dikatakannya, paruman dihadiri oleh 50 orang kelian adat, perwakilan krama (masyarakat desa adat), serta badan pengawas dan badan pertimbangan dari unsure prajuru desa. (wid)