2017, Ekonomi Bali kian Melambat

33

Denpasar (Bisnis Bali) – BPS Bali mencatat pertumbuhan ekonomi Bali hanya 5,59 persen pada 2017. Kondisi tersebut mencerminkan bahwa ekonomi Pulau Dewata kian melambat dibandingkan pertumbuhan tahun sebelumnya yang mencapai 6,32 persen.

Kepala BPS Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Senin (5/2) kemarin mengungkapkan, perekonomian Bali yang diukur berdasarkan produk domestik regional bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku tercatat Rp 215,36 triliun pada 2017 lalu. Di sisi lain, PDRB atas dasar harga konstan tercatat Rp144,96 triliun, dengan proyeksi jumlah penduduk Bali yang mencapai 4,25 juta jiwa pada 2017, PDRB per kapita mencapai Rp50,71 juta.

Paparnya, pertumbuhan tercatat  hampir  pada  seluruh  lapangan  usaha,  dengan  pertumbuhan  tertinggi tercatat  pada  lapangan  usaha  penyediaan  akomodasi  dan  makan  minum  yang tumbuh  9,25  persen,  diikuti  oleh  jasa  kesehatan  dan  kegiatan  sosial  tumbuh 8,44  persen,  serta  informasi  dan  komunikasi  tumbuh  8,14  persen. Namun diakuinya,  secara  total  ketiga  kategori  lapangan  usaha  tersebut  tercatat  hanya memiliki  kontribusi  30,62  persen  terhadap  struktur  ekonomi  Bali,  tetapi ketiga  lapangan  usaha  tersebut  telah  mampu  meningkatkan  ekonomi  Bali  pada  2017 lalu.    (man)