Denpasar (Bisnis Bali) – Pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan utama pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra dan Ketut Sudikerta. Untuk itu, pembangunan infrastruktur yang mendukung pemerataan kesempatan masyarakat di Bali utara dan selatan, timur dan barat akan menjadi prioritas.

Pembangunan Bali  selama ini lebih banyak dilakukan di Bali Selatan seiring dengan kemajuan sektor pariwisata di wilayah tersebut. Hal ini secara tidak langsung berdampak pada kesenjangan sosial dan kemiskinan di daerah yang tidak tersentuh oleh pembangunan. Ketut Sudikerta yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Gubernur Bali mengatakan telah memiliki program pembangunan infrastruktur yang sangat dibutuhkan Bali untuk mencapai Bali yang madani.

“Mantra-Kerta sudah memiliki program pembangunan infrastruktur yang memang tengah gencar dilakukan oleh Presiden Jokowi. Saya yakin dengan program yang kami rancang, pemerataan pembangunan dan kesejahteraan akan dapat terwujud,” paparnya, Minggu (4/2) kemarin, di Denpasar.

Untuk membangun perekonomian Bali yang berimbang, Mantra-Kerta memiliki program 4G dan infrastruktur. “Kami Mantra-Kerta memiliki program unggulan 4G dan infrastruktur yang akan kami laksanakan, bila masyarakat Bali memberikan kepercayaan kepada saya dan pak Rai Mantra,” tandasnya.

Program tersebut diharapkan dapat mendorong perekonomian Bali tumbuh lebih berimbang.

Program 4G tersebut, yaitu pertama gratis ngaben dan nyekah masal, gratis pendidikan bagi siswa SMA/SMK, gratis di bidang kesehatan dan pembagian pupuk organik gratis. Selain program 4G tersebut, untuk pemerataan dan pertumbuhan ekonomi Bali pembangunan infrastruktur juga menjadi prioritasnya. “Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas kami, karena dengan infrastruktur yang memadai pertumbuhan ekonomi akan merata di seluruh wilayah Bali. Tidak seperti saat ini yang hanya terpusat di Bali Selatan,” tandasnya.  (pur)