Keuangan BPR Alami Pelemahan

35

Denpasar (Bisnis Bali) – Akibat faktor eksternal, keuangan bank perkreditan rakyat mengalami pelemahan. Deputi direktur pengawasan LJK 2 dan Perizinan OJK Regional 8 Bali dan Nusa Tenggara, Rochman Pamungkas, Minggu (4/2) mengatakan, akibat pelemahan tersebut, BPR sangat berhati-hati menyalurkan kredit.

Ia mengungkapkan, berdasarkan data di OJK terlihat beberapa indikator keuangan BPR mengalami pelemahan. Pelemahan ini terlihat baik dari pertumbuhan total aset, pertumbuhan kredit, maupun pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK).

Ia menjelaskan, pertumbuhan rata-rata total aset, kredit dan DPK dibandingkan dari tahun lalu memang mengalami pertumbuhan. Hanya saja peningkatan angka pertumbuhannya makin lama makin rendah.

Dipaparkannya, nilai pertumbuhan kredit BPR tumbuh lebih rendah tahun lalu. Jumlah pertumbuhan DPK BPR juga lebih rendah dari tahun lalu. (kup)