Usung 4 G dan Infrastruktur Mantra-Kerta akan Sejahterakan Masyarakat

75
istTIM - Sudikerta (baju putih tengah) saat berkoordinasi dengan tim pemenangan

Denpasar (Bisnis Bali) – Pembangunan Bali yang selama ini lebih banyak bertumpu pada sektor pariwisata, ternyata memiliki risiko besar. Karenanya, ke depan pembangunan Bali harus lebih merata di semua sektor agar perekonomian Bali tidak terguncang bila terjadi isu yang berdampak buruk bagi pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bali, Ketut Sudikerta, yang saat ini mencalonkan diri sebagai Gubernur – Wakil Gubernur Bali bersama Rai Dharma Wijaya Mantra (Mantra – Kerta), Kamis (1/2) di Denpasar.

Perekonomian Bali sudah beberapa kali mengalami krisis, akibat terpuruknya pariwisata Bali. “Saat sektor pariwisata terpuruk perekonomian Bali morat-marit, seperti saat erupsi Gunung Agung ini. Semua sektor terkena imbasnya, makanya ke depan kita tidak boleh hanya tergantung pada pariwisata,” paparnya.

Untuk membangun perekonomian Bali yang berimbang, Sudikerta memaparkan memiliki program 4G dan infrastruktur. “Kami Mantra – Kerta memiliki program unggulan 4G dan infrastruktur yang akan kami laksanakan, bila masyarakat Bali memberikan kepercayaan kepada saya dan pak Rai Mantra,” tandasnya. Program tersebut diharapkan dapat mendorong perekonomian Bali tumbuh lebih berimbang dan mampu bertahan di tengah krisis.

Program 4G tersebut, yaitu pertama gratis ngaben dan nyekah masal setahun sekali. Kedua, gratis pendidikan bagi siswa SMA/SMK yaitu jenjang pendidikan yang merupakan tanggung jawab pemerintah provinsi, untuk mencetak SDM berkualitas. Ketiga adalah gratis di bidang kesehatan karena kesehatan sangat penting untuk menciptakan SDM yang berkualitas, dan keempat adalah pembagian pupuk organik gratis bagi para petani, untuk mencapai swasembada pangan dan menyediakan pangan berkualitas bagi mahasiswa, serta meningkatkan kesejahteraan para petani.

Selain 4G tersebut, pembangunan yang sangat penting dilakukan untuk pemerataan dan pertumbuhan ekonomi Bali adalah pembangunan infrastruktur. “Pembangunan infrastruktur ini menjadi prioritas kami, karena dengan infrastruktur yang memadai pertumbuhan ekonomi akan merata di seluruh wilayah Bali. Tidak seperti saat ini yang hanya terpusat di Bali Selatan,” tandasnya.

Sekali lagi, Sudikerta menandaskan, program tersebut akan dapat berjalan bila masyarakat Bali memberikan kepercayaan kepada pasangan Mantra-Kerta. Ia berharap masyarakat, cerdas dalam memilih pasangan yang telah terbukti kinerjanya selama ini. (pur)