Parama Satya Budaya dan Parama Satya Citra Kara untuk Tokoh Seniman Gianyar

21
Bupati Gianyar A.A Gde Agung Bharata menyerahkan penghargaan kepada  tokoh seniman Alm.Tjokorda Gde Rai , Alm. Anak Agung Gde Ngurah Mandera dan I Ketut Budiana, di Balai Budaya Gianyar, Rabu (31/1). (kup)

Gianyar (Bisnis Bali) – Tiga tokoh seniman Gianyar dianugerahi penghargaan tertinggi di bidang seni, yaitu Penghargaan Parama Satya Budaya dan Parama Satya Citra Kara. Penghargaan diserahkan oleh Bupati Gianyar, A.A Gde Agung Bharata pada tokoh seniman Alm.Tjokorda Gde Rai, Alm. Anak Agung Gde Ngurah Mandera dan I Ketut Budiana, di Balai Budaya Gianyar, Rabu (31/1).

Penghargaan Parama Satya Budaya dan Parama Satya Citra Kara adalah penghargaan tertinggi yang diberikan oleh Pemkab Gianyar kepada tokoh seniman, pelaku seni dan masyarakat yang layak diberikan penghargaan sesuai kriteria yang telah ditetapkan.

Seperti ditegaskan oleh Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar IGN Wijana, penghargaan yang diberikan pada ketiga tokoh seniman tersebut telah diawali dengan pengamatan, diskusi para ahli budaya dan kajian akademis yang dipandang patut dan layak diberikan penghargaan tersebut. Setelah itu dilanjutkan dengan verifikasi oleh Dinas Kebudayaan untuk ditetapkan melalui SK Bupati Gianyar.

Tidak hanya itu, selain verifikasi data juga dilakukan kunjungan lapangan untuk menverifikasi dan melengkapi administrasi calon penerima penghargaan yang  telah dilakukan pada bulan Desember 2017 dan Januari 2018 lalu. Dari proses tersebutlah dikeluarkan SK Bupati Gianyar Nomor 336/E-01/HK/2018 tentang Penetapan Penerima Penghargaan Parama satya Budaya dan Parama Satya Citra Kara 2018.

Ngurah Wijana menambahkan, untuk 2018 ketiga tokoh yang yang diusulkan tersebut meraih penghargaan katagori maestro yang terdiri dari Penghargaan Parama Satya Budaya untuk Alm. Tjokorda Gde Rai dari Puri Agung Peliatan karena ketokohan beliau di bidang pembina seni dan budaya.

Penghargaan Parama Satya Budaya juga diberikan pada Alm. Anak Agung Gde Ngurah Mandera dari Puri Kaleran Peliatan, atas kiprah beliau di bidang seni tari dan karawitan. Sedangkan Penghargaan Parama Satya Citra Kara diberikan pada I ketut Budiana asal Br. Padang Tegal Kelod, Ubud. Beliau adalah tokoh seniman di bidang seni rupa. (kup)