Kantongi 315 Ribu, Kunjungan Wisman ke Bali Menyusut

41

Denpasar (Bisnis Bali) – Desember 2017 Badan Pusat Statistik (BPS) Bali mencatat, jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali mencapai 315.909 orang. Kondisi tersebut turun 12,49 persen dari bulan sebelumnya pada tahun yang sama. Penurunan Wisman yang datang ke pulau dewata ini, diduga akibat  belum pulihnya kondisi pariwisata Bali pasca erupsi Gunung Agung yang terjadi sejak September 2017 lalu.

Kepala BPS Bali, Adi Nugroho di Denpasar, Kamis (1/2) kemarin mengungkapkan, Desember 2017 sebagian besar wisman yang datang ke Bali melalui bandara. Yakni, mencapai 307.321 kunjungan, sedangkan yang datang melalui pelabuhan laut hanya 8.588 kunjungan. Paparnya, bila dibandingkan dengan catatan November 2017 (m to m), kunjungan melalui bandara pada November tercatat turun 14,16 persen, sedangkan Wisman yang datang melalui pelabuhan laut pada Desember 2017 naik 186,84 persen dibandingkan bulan November 2017.

“Penurunan kunjungan Wisman ini masih erat kaitannya dampak dari erupsi Gunung Agung, yang membuat sejumlah kalangan menunda sementara untuk datang ke pulau dewata ini,” tuturnya.

Jelas Adi, Wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali adalah kebangsaan Australia, India, Malaysia, Jepang dan Inggris dengan persentase masing-masing 25,08 persen, 9,22 persen, 4,93 persen, 4,84 persen, dan 4,80 persen.  Dibandingkan dengan Desember 2016, dari sepuluh negara dengan jumlah Wisman terbanyak, hanya India yang mengalami peningkatan 26,59 persen. Katanya, penurunan yang paling tinggi dari sepuluh negara asal Wisman tercatat Tiongkok yang mencapai 86,23 persen.

“Dibandingkan bulan sebelumnya, dari 10 negara kontributor utama, dua negara mengalam penurunan jumlah Wisman, yang terbesar dari Tiongkok mencapai 86,58 persen,” ujarnya. (man)