PEMKAB Badung saat ini merancang aplikasi SINAGA. Aplikasi ini dipastikan lebih efektif untuk mempertemukan para pencari kerja dengan peluang kerja yang ada.

Saat ditemui, Kamis (1/2) kemarin, Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Badung IB Oka Dirga menyebut, aplikasi ini dipastikan lebih efektif dalam mempertemukan pencari kerja dengan peluang usaha yang ada. “Aplikasi ini akan selalu update terhadap peluang kerja yang ada. Dengan begitu, pencari kerja akan tahu peluang-peluang apa saja yang tersedia,” tegas mantan Camat Abiansemal dan Mengwi tersebut.

Jika sudah ada kesepakatan antara pencari kerja dengan pengusaha, aplikasi ini akan melaporkannya kepada pihak dinas. “Kami akan tahu berapa angka pengangguran yang tersisa dan berapa yang sudah terserap,” ujarnya sembari menambahkan, aplikasi SINAGA ini menggantikan job fair yang selama ini digelar oleh Pemkab Badung.

Saat ini, ujar ayah dua anak hasil pernikahannya dengan Gusti Agung Anggreni, tenaga paramedis di RS Wangaya Denpasar itu, Badung masih memiliki 1.123 pencari kerja. Untuk bisa masuk ke peluang usaha yang ada, pihaknya tengah menggenjot berbagai pelatihan. “Pelatihan yang kami gelar tak sekadar lewat. Waktunya bisa berbulan-bulan sehingga peserta memiliki keterampilan tingkat mahir,” tegasnya.

Karenanya, selain bisa masuk ke bursa kerja, pencari kerja juga berpeluang membuka usaha mandiri. “Ini menjadi modal bagi pencari kerja untuk membuka usaha sendiri dan mampu mempekerjakan tenaga kerja lainnya,” katanya.(sar)