Dewa Patra ‎sebagai Inspirator Pembangunan Koperasi

52
Dewa Nyoman Patra, S.H.,M.H., bersama istri Cok Istri Asparini

Denpasar (Bisnis Bali) – Kepemimpinan I Dewa Nyoman Patra, S.H., M.H., sebagai Kepala Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Bali telah dijadikan inspirasi pembangunan koperasi. Terbukti, banyak penghargaan dan perkembangan koperasi di Bali, bahkan dua kali berturut-turut memperoleh penghargaan Bali sebagai penggerak koperasi. Penghargaan kedua kalinya, hanya satu-satunya provinsi se-Indonesia.

Sudah 9 tahun pengabdiannya sebagai orang nomor satu di Dinas Koperasi dan UKM Bali, Rabu (31/1) lalu masuk masa pensiun. Per 7 Juli 2009 diangkat menjadi Kadis Koperasi dan UKM dan 31 Januari 2018. Dalam acara perpisahan belum lama ini yang dihadiri seluruh Kepala Dinas Provinsi Bali, seluruh Kepala Dinas Koperasi dan UMKM se-Bali, Dekopinwil-Dekopinda se- Bali, serta seluruh gerakan koperasi Nipo Bali.

I Dewa Patra telah mengabdi sebagai Pegawai Negeri Sipil selama ‎tiga puluh delapan tahun banyak pengalaman, baik suka maupun duka dilaluinya dengan penuh rasa tanggung jawab.‎ Namun, lanjutnya sebagai manusia biasa pastilah ada kesalahan dan kekurangan. Untuk itu kata maaf yang dapat terucapkan. ”Pamit mohon diri kepada rekan kerja dan terima kasih atas kebersamaan dan kerja samanya, dengan harapan ikatan tali kasih, komunikasi dan tali persahabatan tetap terjalin,” ujar Dewa Patra.

Dalam acara perpisahan tersebut tiap yang hadir memberikan ucapan selamat telah menjadi inspirasi perkembangan koperasi. Bahkan mampu tiap satu tahun menghantarkan koperasi di Bali mendapatkan penghargaan tingkat nasional.

Selain Dewa Patra sendiri bertaburkan penghargaan, sampai Bakti Lencana Pembangunan Bidang Koperasi yang diterima langsung Presiden RI, Joko Widodo. Penghargaan Bakti Koperasi dan banyak lainnya. Semuanya itu diikuti tingkat kepercayaan masyarakat akan koperasi terus naik.

”Saya tamatan STM dan pertama kali menjadi PNS di PU (1988). Kemudian di Protokol tugas Ajudan Gubernur Bali, Dr. IB Oka), Camat Tampaksiring (2002), ditarik di Dispenda sampai tahun 2004. Kemudian ke Biro Umum, Kepala BKD. Dan 2009 jadi Kadis Koperasi dan UKM Bali sampai pension,’’ katanya. (sta)