Badung Gelar Sosialisasi Pilkel di Desa Sobangan Perbekel dan Perangkat Desa Dilarang Ikut Kampanye

221
istPILKEL - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana saat Sosialisasi Pemilihan Perbekel (Pilkel) di Desa Sobangan Kecamatan Mengwi, Senin (29/1) kemarin.

Mangupura (Bisnis Bali) – Dengan akan digelarnya pelaksanaan pemilihan perbekel (pilkel) secara serempak di 3 desa di Kecamatan Mengwi seperti Desa Sobangan, Desa Baha dan Desa Munggu, Tim Pembina/Monitoring Pemilihan dan Pelantikan Perbekel di Kabupaten Badung menggelar Sosialisasi Pemilihan Perbekel di Desa Sobangan Kecamatan Mengwi, Senin (29/1) kemarin. Hadir dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana, penjabat Perbekel Sobangan Ni Nyoman Suryani, Sekdes Wayan Sudika, Kepala Badan Pemberdayaan Desa Ketut Tirtayasa, Ketua LPM Made Winda, Bendesa Sobangan Made Oka Suarya serta tokoh masyarakat setempat dan perangkat desa.

Dalam kesempatan tersebut Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Putu Gede Sridana yang juga merupakan Sekretaris Tim Pembina/Monitoring Pemilihan dan Pelantikan Perbekel di Kabupaten Badung mengatakan tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk menyatukan persepsi terhadap pelaksanaan peraturan perundang-undangan dalam hal ini Peraturan Bupati Badung Nomor 30 Tahun 2016 tentang Peraturan Pelaksanaan Peraturan Daerah Kabupaten Badung Nomor 7 Tahun 2015 tentang tata Cara Pemilihan dan Pemberhentian Perbekel. “Selain itu juga untuk memastikan dan mengawal agar jadwal pelaksanaan pemilihan perbekel di Desa Sobangan dapat berjalan secara serentak, karena kita akan melaksanakan pemilihan perbekel secara serentak yang akan dilaksanakan paling cepat pada April ini dan paling lambat akan dilaksanakan pada Mei,” ungkapnya.

Lebih lanjut Sridana mengatakan, umur minimal calon perbekel adalah 25 tahun dengan ijazah minimal tamatan SMP. Calon perbekel minimal ada 2 orang dan maksimal 5 orang. Jika calon kurang dari 2 orang, panitia akan memperpanjang masa pendaftaran calon selama 20 hari. “Untuk masa kampanye adalah selama 3 hari. Perlu ditekankan bahwa  aparat desa dilarang ikut kampanye dan ini diatur dalam Pasal 35 ayat 2 Peraturan Bupati Badung Nomor 30 Tahun 2016 yang bunyinya Pelaksana Kampanye dalam kegiatan Kampanye dilarang mengikutsertakan perbekel, perangkat desa dan anggota BPD,” ingat Sridana.

Sementara itu Penjabat Perbekel Sobangan Ni Nyoman Suryani mengatakan, untuk persiapan pemilihan perbekel Desa Sobangan sudah membentuk  panitia pemilihan. “Setelah ada sosialisasi ini kami akan meng-SK-kan panitia yang kemudian dilanjutkan dengan melaksanakan tahapan-tahapan pemilihan seperti melakukan sosialisasi ke banjar-banjar. Selain itu kami juga akan mendata pemilih yang dapat menggunakan hak pilihnya sesuai perundangan dari 3.500 penduduk Desa Sobangan,” paparnya. (ad 0.120)