TIM Penggerak PKK Gianyar bekerja sama dengan Harian Bisnis Bali, Minggu (28/1) kemarin menggelar workshop Tata Rias Adat Bali dan Kewirausahaan, di Kantor Bupati setempat. Acara ini dibuka Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gianyar, Nyonya Ida Ayu Ketut Surya Adnyani Mahayastra, S.E. MAP.

Dalam sambutannya Nyonya Adnyani Mahayastra mengatakan, perempuan Bali tidak kenal lelah dan selalu berada di depan. “Belakangan wanita rela melakukan apa saja untuk melakukan perawatan kecantikan yang sebelumnya dilakukan secara tradisional di rumah. Tetapi karena kurang pengetahuan saat ini, ke salon jadi pilihan sehingga bisnis salon sangat menjanjikan,” ucapnya.

Hal tersebut yang membuat pihaknya mencanangkan program salon desa yang diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Workshop Tatarias Adat Bali dan Kewirausahaan, diharapkan dapat menambah ilmu dari PKK banjar yang selama ini menjalankan salon desa. “Dengan workshop, para pengelola salon desa bisa menambah ilmu dan wawasan, baik dari segi keterampilan dan perkembangan dunia kecantikan saat ini serta dari segi ilmu kewirausahaan, bagaimana membuat usaha mereka makin maju,” tandasnya.

Dengan demikian program salon desa tersebut benar-benar dapat berjalan maju dan memberikan kesejahteraan kepada masyarakat, bukan mandek karena tidak tahu cara mengelola.

Bagaimana cara mengelola usaha dari awal berdiri agar bisa berkembang, disampaikan CEO Toya Group, Ayu Saraswati. “Para pengelola salon desa ini ataupun bagi mereka yang baru memulai usaha harus selalu berpegang pada rencana bisnis (bussines plant). Makanya pada awal mulai, ini yang harus dibuat terlebih dahulu,” tandasnya. (pur)