Pariwisata Bali dan Lombok Rasakan Dampak Erupsi Gunung Agung

179
 BERLIBUR – Wisatawan asing yang sedang berlibur di Bali. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Dampak erupsi Gunung Agung tidak hanya dirasakan dengan penurunan pariwisata Bali. Ketua Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) Wilayah Bali, Putu Anom, Jumat (26/1) mengatakan, akibat penurunan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali, praktis berimbas pada penurunan kunjungan wisatawan ke Lombok.

Ia mengatakan, terjadinya erupsi Gunung Agung dengan sendirinya akan berdampak pada aktivitas pariwisata Bali. Ini dikarenakan, Bali merupakan daerah tujuan wisata (DTW) di Indonesia.

Menurut Putu Anom, target kunjungan wisman ke Bali sekitar 40 persen dari kunjungan wisman ke Indonesia. Penurunan kunjungan wisman ke Bali tentu akan berpengaruh pada penurunan kunjungan wisatawan ke wilayah yang berdekatan dengan Bali khususnya pariwisata Lombok.

Dipaparkannya, akibat erupsi Gunung Agung sebelumnya sudah terjadi penutupan Bandara Ngurah Rai dan juga Bandara Internasional Lombok. Hal ini dengan sendirinya akses penerbangan terganggu, wisman yang berlibur ke Bali dan ke Lombok menurun. Kunjungan wisatawan domestik akan menurun berkunjung ke Bali akibat erupsi Gunung Agung.

Lebih lanjut dikatakannya, dampak penutupan pintu gerbang Bali dan Lombok akan berimbas pada penurunan kunjungan wisman ke Bali. Hal ini secara tidak langsung akan terjadi penurunan kunjungan wisatawan ke Lombok.

Di era sekarang, sudah berkurang wisatawan berkunjung lewat jalur darat maupun laut. Ini dikarenakan memerlukan waktu tempuh yang lama kecuali dalam keadaan darurat. (kup)