Gedung SDN 19 Dauh Puri Direvitalisasi

25
Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra saat meninjau hasil revitalisasi gedung  SDN 19 Dauh Puri. (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) – Perhatian Pemerintah Kota (Pemkot) Denpasar terhadap dunia pendidikan terbukti dengan dilakukannya revitalisasi gedung sekolah di lingkungan Kota Denpasar. Salah satu gedung sekolah yang telah mendapatkan realisasi program ini adalah SDN 19 Dauh Puri, dan belum lama ini Wali Kota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meresmikan bangunan SDN 19 Dauh Puri.

Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Rai Mantra juga berkesempatan meninjau rampungnya revitalisasi sekolah setempat yang didampingi  Kadis Pendidikan Pemuda Kepemudaan dan Olahraga Kota Denpasar,  Wayan Gunawan, Camat Dempasar Barat dan  Kepala Sekolah Dasar Negeri 19 Dauh Puri, Made Suarta Wijaya.

‘’Revitalisasi gedung sekolah menjadi program penting dalam peningkatan program pendidikan di Kota Denpasar, hal ini juga telah masuk dalam Musrembang ditingkat kecamatan hingga kota,’’ ujar Rai Mantra.

Lebih lanjut dikatakan, pembanguan sekolah dilakukan secara bertahap sesuai dengan prioritas kondisi sekolah. Di samping itu permasalahan fisik sekolah dan siswa miskin menjadi prioritas utama yang dapat dilakukan pendataan secara baik. Percepatan program ini telah dilakukan melalui program e-sewaka sebagai pendataan yang menggunakan teknologi informasi serta menghasilkan data output dalam melakukan perencanaan di tingkat desa hingga kecamatan. “Kami komit membangun sarana dan prasarana sekolah untuk menjamin mutu pendidikan guna menunjang kualitas SDM di Kota Denpasar,” ujarnya.

Kepala Sekolah Dasar Negeri 19 Dauh Puri, Made Suarta Wijaya mengatakan, gedung sekolah telah dibangun pada 1983 silam. Semenjak didirikan pelaksanaan rehab gedung pernah dilakukan dan kini kembali mendapatkan perhatian dari Pemkot Denpasar dengan peningkatan fisik sekolah yang awalnya satu lantai kini menjadi tiga lantai dengan fasilitas enam kelas. Pelaksanaan Upacara Mecaru dan melaspas dilaksnakan dengan melibatkan seluruh siswa dan para guru. Di samping melibatkan siswa Hindu juga melibatkan siswa non Hindu. ‘’Hal ini bisa dilakukan karena kerukunan umat beragama di SDN 19 Dauh Puri sangat kompak,’’ ujar di sela-sela upacara. (sta)