TANAMAN brokoli hias mulai ngetren, dan banyak peminatnya dibandingkan tanaman hias lainnya. Melihat hal tersebut, bisnis dan pengembangan tanaman hias yang satu ini memberikan peluang yang cukup menjanjikan.

“Untuk mengembangkan dan memperbanyak bibit ini sangat mudah. Metode yang digunakan adalah dengan penyetekan pada pucuk tanaman induk,” terang Wayan Dana, penjual tanaman hias di Pasar Beringkit, Badung.

Brokoli hias ini tergolong sangat mudah tumbuh, dan tidak membutuhkan perawatan khusus.

Sebelum mulai pembibitan, terlebih dahulu siapkan polybag atau pot berukuran besar. Kemudian isi dengan campuran tanah dengan pupuk kandang. Sebaiknya gunakan tanah yang gembur, agar akar mudah tumbuh. “Untuk perbandingan tanah dan pupuk, campurannya 1:1 saja. Setelah media dimasukkan ke dalam polybag, siram dengan air agar terjaga kelembabannya sebelum kemudian bibit di tanam,” paparnya.

Untuk membuat bibit, gunting pucuk tanaman hias brokoli kuning. “Pucuk yang dipilih sebagai bibit, satu pucuk terdiri atas satu pangkal tanaman dengan beberapa cabang batang daun,” ungkapnya.

Kemudian celupkan pangkal dari pucuk tersebut pada cairan ZPT yang banyak tersedia di toko-toko pertanian. Setelah dicelupkan lalu segera tanam pada media tanam yang telah dipersiapkan tadi.

Agar bibit cepat tumbuh, rawatlah dengan teratur terutama untuk penyiraman. Bibit akan tumbuh akar sekitar satu bulan kemudian. “Setelah berumur dua bulan, bibit ini siap dipindahkan atau di tanam ke tanah atau siap untuk dipasarkan,” tukasnya.  (pur)