Tabanan (Bisnis Bali) – Perluas jangkauan layanan sekaligus memanjakan nasabah, PT Pegadaian memperluas layanan dengan mengandalkan teknologi digital pada tahun ini. Upaya tersebut sekaligus dalam kaitan untuk pencapaian target bisnis yang dipatok meningkat pada tahun ini.

Kepala Pegadaian Cabang Tabanan, Gusti Nyoman Arka, di Tabanan, Kamis (25/1) kemarin mengungkapkan, PT Pegadaian menargetkan kinerjanya terus tumbuh pada 2018. Terkait itu, BUMN ini pun mulai menjalankan strategi demi perkembangan kinerja dengan bertranformasi dari layanan konvesnsional ke layanan digital. Imbuhnya, layanan digital melalui smartphone akan mempermudah nasabah untuk melakukan berbagai macam jenis transaksi, kapan pun dan di mana pun berada.

“Terkait itu, untuk bisa memanfaatkan teknologi tersebut nasbah harus men-download aplikasi Pegadaian yang ada di smartphone,” tuturnya.

Jelas Arka, melalui teknologi digital tersebut, akan mempermudah nasabah untuk melakukan proses mencicil, membeli emas, dan melakukan proses gadai secara online. Katanya, dari layanan digital tersebut, nasabah tidak perlu repot lagi datang ke Pegadaian, karena cukup bertransaksi di layanan digital semua keperluan bisa terpenuhi. Terkait itu pihaknya sudah bekerja sama dengan sejumlah kalangan perbankan dan akan membentuk agen-agen gadai di sejumlah pasar tradisional.

“Januari ini kami sudah lakukan sosialisasi terkait layanan digital ini, mudah-mudahan pada Februari nanti sudan mulai nasabah yang memanfaatkan layanan transksi digital ini,” ujarnya.

Ia mengharapkan, dari layanan digital tersebut nilai transaksi yang ditargetkan untuk Pegadaian Cabang Tabanan bisa mencapai 20 persen dari total nilai target keseluruhan Kanwil Denpasar yang mencapai Rp 4,3 triliun pada 2018. Diakuinya, layanan ini merupakan salah satu strategi Pegadaian untuk siap menghadapi tantangan era digital. (man)