Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Buleleng Bupati  Sampaikan Nota Pengantar Tiga Ranperda

29

Singaraja (Bisnis Bali) – Bertempat di ruang sidang utama DPRD Kabupaten Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra, Sp.Og.,  membacakan nota pengantar Bupati Buleleng terhadap tiga Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah ( RPJMD ) 2017-2022, Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor 1 tahun 2013 tentang pengelolaan sampah dan rancangan peraturan Daerah Kabupaten Buleleng tentang perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Buleleng Nomor  4 tahun 2013 tentang Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan.

Rapat dipimpin oleh Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Gede Supriatna, S.H. Sesuai dengan penyampain Wakil Bupati Buleleng mengatakan, bahwa  ranperda RPJMD tahun 2017-2022  diajukan guna memenuhi ketentuan pasal 65 ayat 1 huruf c undang-undang nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah, yang menyatakan bahwa kepala daerah yang telah dilantik mempunyai kewajiban untuk menyusun dan mengajukan Rancangan Peraturan Daerah tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah. Selain itu, guna memenuhi ketentuan pasal 71 Permendagri Nomor 86 tahun 2017 tentang tatacara perencanaan, pengendalian dan evaluasi pembangunan daerah.

Ranperda tentang perubahan atas perda no. 1 tahun 2013 tentang pengelolaan persampahan diajukan mengingat dalam ketentuan pidana pada pasal 23 ayat 1 pada perda dimaksud memerlukan pemberkasan yang cukup banyak, mengingat sifat acaranya beracara dengan pemeriksaan cepat, sedangkan Ranperda tentang perubahan perda Nomor  5 tahun 2013 tentang PBB pedesaan dan perkotaan diajukan karena ada penambahan terhadap pengenaan tarif Pajak Bumi dan Bangunan, sehingga dipandang perlu diadakan perubahan.

Pada kesempatan itu pula disampaikan penjelasan Badan Pembentukan Perda DPRD Kabupaten Buleleng terhadap Ranperda Perlindungan Mata Air yang merupakan inisiatif DPRD. (ira)