Perbarindo Bali Gelar Pelatihan Audit Intern BPR

118
Peserta berfose bersama di sela-sela acara pelatihan Pokok-pokok Pengawasan dan Best Practice Audit Intern BPR Perbarindo Bali di Hotel Harris Cokroaminoto. (kup)

Denpasar (Bisnis Bali) – Sesuai Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) BPR membuat rencana kerja  dan laporan audit intern 2018. Menyikapi hal itu, DPD Perbarindo Bali menggelar Pelatihan Pokok-pokok Pengawasan dan Best Practice Audit Intern BPR di Hotel Harris Cokroaminoto.

Kegiatan pelatihan ini dihadiri Ketua Yayasan Perbarindo Bali, Nyoman Sunarta, dan Bendahara DPD Perbarindo Bali, Made Mudastra.

Wakil Ketua Bidang Pendidikan dan SDM DPD Perbarindo Bali, Gusti Ngurah Gede Budiawan di sela-sela membuka Palatihan Pokok-pokok Pengawasan dan

Best Practice Audit Intern BPR, Selasa (23/1) mengatakan Perbarindo Bali mengundang secara khusus anggota mengikuti pelatihan Pokok-pokok Pengawasan dan Best Practice Audit Intern BPR sesuai ketentuan POJK. Laporan audit intern harus dilaporkan akhir Januari 2018.

Dijelaskannya, Perbarindo melihat anggota perbarindo masih banyak yang belum memiliki standarisasi pemahaman tentang audit intern. Perbarindo Bali secara khusus mengundang praktisi Bakti Perdana Dalimi dari Inovasi Learning Center Jakarta.

Pelatihan ini memberikan materi pelaporan audit intern. Para peserta mengikuti pelatihan selama dua hari. Hari pertama diberikan materi pengertian audit intern dan perencanaan audit intern. Pada hari kedua materi best practice audit  intern dan laporan hasil audit.

Dipaparkannya, peserta pelatihan sebanyak 107 orang. Pelatihan audit intern ini memperlancar kegiatan operasional BPR. Ini dikarenakan fungsi manajemen meliputi pengendalian dan pengawasan.

Lebih lanjut dikatakannya, pengawasan BPR bertumpu pada unit kompetensi di bidang audit internal. “Sehebat apa pun perencaanaan kalau tidak dievaluasi oleh satuan unit kerja khusus di bidang audit intern maka planing tidak akan berjalan optimal,” ucapnya.

Menurutnya, para pejabat eksekutif di bidang audit internal dididik dan dilatih. Mereka didorong terus meningkatkan pengetahuan termasuk mekanisme kerja. Pejabat audit internal dilatih memiliki standar sesuai kebutuhan industri dan kebutuhan regulasi khususnya OJK.

Gusti Ngurah Gede Budiawan menambahkan pejabat eksekutif yang menduduki posisi audit internal memiliki kompetensi. Pejabat eksekutif di bidang audit internal ini wajib melaporkan hasil audit intern akhir Januari 2018. (ad 0.086)