Denpasar (Bisnis Bali) – Selama ini pariwisata Bali masih tepusat di bagian Bali selatan seperti Kuta, Nusa Dua, Tanah Lot, Ubud, dan beberapa tempat di Bali tengah. Dengan kerja keras Pemerintah Kabupaten Klungkung dan masyarakat Nusa Penida, saat ini pariwisata di Nusa Penida sudah sangat berkembang, bahkan per hari rata – rata kunjungan mencapai 5.000 orang.

Wisatawan mulai melirik Nusa Penida di bagian tenggara Bali, yang terdiri dari 3 pulau dalam satu kecamatan yaitu Nusa Lembongan, Nusa Ceningan, dan Nusa Penida. Nusa Lembongan lebih dulu mencuri perhatian wisatawan. Pulau yang bisa dikelilingi hanya dengan beberapa jam menggunakan sepeda motor ini memiliki laut yang jernih, pasir bersih, dan biota laut yang indah.

Untuk mencapai Nusa Penida wisatawan harus menyeberang laut dengan menggunakan speedboat dari pelabuhan  Sanur atau Kusamba dan juga menggunakan kapal ferry dari pelabuhan Padangbai. “Kunjungan wisatawan yang meningkat drastis membuat transportasi menuju Nusa Penida mengalami beberapa kendala, seperti jadwal keberangkatan speedboat yang terbatas, jumlah armada, terlebih ketika hari raya Hindu, masyarakat lokal yang bersekolah/bekerja di Denpasar juga ikut menambah hiruk – pikuk penyeberangan dan tidak kalah penting banyak warga Hindu dengan tujuan tirta yatra ke beberapa Pura yang ada di Nusa Penida mengalami masalah serupa,” tutur Putu Krisna, pendiri penidago.com.

Selama ini perusahaan penyedia armada boat hanya menerima pemesanan via telpon atau email dan melalui office tiket, namun cancel booking dan ketidakpastian kedatangan si pemesan sering menghambat pihak speedboat dan penumpang lain yang membeli tiket langsung di pelabuhan.

 “Tidak jarang antrian yang melonjak pada hari raya keagamaan dan maraknya wisatawan yang berkunjung ke Nusa Penida membuat para calo mengambil kesempatan untuk menawarkan tiket dengan harga tinggi dari tarif perusahaan armada sejak memasuki wilayah pelabuhan,” tukasnya.

Melihat kondisi tersebut Putu Krisna yang merupakan generasi muda Nusa Penida berupaya mencarikan solusi bagi semua pihak, baik wisatawan, masyarakat lokal dan pemilik armada boat dengan menciptakan sistem penjualan tiket online yaitu penidago.com

“Saya melihat kemajuan industri pariwisata harus didukung dengan tekhnologi informasi yang memudahkan wisatawan untuk mengaksesnya dan meminimalisir berbagai masalah. Penidago.com berinisiatif melakukan inovasi memfasilitasi informasi berwisata dengan mudah, aman dan efisien melalui satu media online,” paparnya. (pur)