Gali Kiat Layanan Kesehatan, Pariwisata dan Kinerja DPRD DPRD Badung Terima Tiga Kunjungan DPRD Luar Daerah

57

Mangupura (Bisnis Bali) – Keberhasilan program-program inovatif Kabupaten Badung membuat sejumlah daerah berkunjung dan belajar ke kabupeten terkaya di Bali ini. Seperti, Selasa (23/1) kemarin, DPRD Badung menerima kunjungan tiga DPRD dari luar daerah sekaligus. DPRD tersebut yakni DPRD Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kabupaten Sragen dan Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah.

Kunjungan diterima Wakil Ketua I DPRD Badung, I Nyoman Karyana, S.T. didampingi Ketua Komisi IV AAN Ketut Agus Nadhiputra, Ketua Komisi II Wayan Luwir Wiana, I Nyoman Oka Widianta, Kepala Dinas Kesehatan Badung, Gede Putra Suteja serta Kabid Industri Pariwisata Dispar Badung, Ngakan Triariawan.

Wakil Ketua DPRD Badung, I Nyoman Karyana berterima kasih kepada seluruh anggota Dewan yang berkunjung karena telah memilih Badung sebagai objek kunjungan kerja. Untuk saling bertukar informasi, ia pun menjelaskan sedikit tentang Kabupaten Badung.

Badung Utara, kata politisi Partai Golkar ini, memiliki potensi di bidang perkebunan, pertanian serta potensi sebagai desa wisata. Badung Tengah merupakan pusat pemerintahan dan industri kerajinan. Badung Selatan memiliki potensi pariwisata yang besar. “Bisa dikatakan pusat pariwisata ada di Nusa Dua. Wilayah ini sangat sering digunakan sebagai tempat melaksanakan event nasional maupun internasional,” ujarnya.

Badung, lanjut Karyana, dipimpin oleh Bupati I Nyoman Giri Prasta dan Wakil Bupati I Ketut Suiasa yang telah mengeluarkan berbagai program yang langsung menyentuh masyarakat. “Jadi program Bupati selama ini benar-benar pro rakyat. Salah satunya Badung memiliki KBS yang memberikan pelayanan kesehatan gratis kepada masyarakat. Berapa pun biayanya akan ditanggung pemerintah,” ungkapnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Wonogiri, Basriyono mengatakan, pihaknya sudah kesekiankalinya berkunjung ke Badung. Kali ini, ia berkunjung ingin mencari referensi berkaitan dengan pelayanan kesehatan gratis dan penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Badung. “Karena saat ini kami sedang membahas satu ranperda berkaitan dengan pelayanan kesehatan serta penyelenggaraan kesejahteraan sosial di Wonogori. Kami ingin tahu di Badung seperti apa,” ujarnya.

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tuban, Hadi Nur Iza menerangkan, kedatangannya ke Badung untuk belajar terkait pengelolaan infrastruktur pariwisata. Selain itu juga ingin mengetahui cara menarik wisatawan agar mau berkunjung ke Badung. “Terus terang untuk menarik wisatawan mancanegara kami masih sangat kesulitan. Kami ingin bagaimana destinasi Tuban bisa terkenal seperti Badung,” katanya.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sragen, Bambang Widyo Purwanto mengungkapkan, tujuannya berkunjung ke DPRD Badung yakni ingin mengetahui berapa banyak ranperda yang saat ini sedang digodok di DPRD Badung. “Berapa perda inisiatif Dewan dan berapa perda dari eksekutif. Itu yang ingin kami ketahui,” ujarnya.

I Nyoman Karyana menambahkan, terkait dengan pertanyaan-pertanyaan tersebut pihaknya akan menjawab melalui email yang akan dikirim ke masing-masing DPRD, baik DPRD Kabupaten Tuban, Jawa Timur, Kabupaten Sragen maupun DPRD Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. (ad 0090)