PADA 2019, Badung akan menggenjot percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualiatas. Hal ini dilakukan dengan cara peningkatan investasi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) serta pemantapan infrastruktur. Hal tersebut terungkap saat jumpa media dengan narasumber Kepala Bappeda Made Wira Dharmajaya, S.H., M.M., di ruang Ratna Bappeda Badung, Senin (22/1) kemarin. Selain Kepala Bappeda, acara itu juga dihadiri Kepala Bagian Humas Setkab Badung Putu Ngurah Thomas Yuniarta dan sejumlah kasubbagnya.

Pada 2019, ujar Wira Dharmajaya, tema pembangunan daerah Kabupaten Badung yakni peningkatan investasi dan kualitas SDM serta pemantapan infrastruktur untuk percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas. Tema dan prioritas tersebut ditetapkan berlandaskan evaluasi dan refleksi bahwa Kabupaten Badung harus segera memperkuat fondasi sosial ekonominya agar tidak hanya bergantung dari sektor pariwisata.

Hal tersebut bermakna, ujar mantan Sekretaris DPRD Badung dan Asisten III tersebut, seluruh pihak mulai dari desa, kecamatan hingga seluruh perangkat daerah di tingkat kabupaten menggunakan tema dan prioritas tahun 2019 tersebut sebagai pedoman dalam merencanakan program kerjanya pada tahun 2019.

Tema tersebut mengandung empat kata kunci yakni peningkatan investasi, kualitas SDM, pemantapan infrastruktur, dan pertumbuhan ekonomi berkualitas. Dalam hal peningkatan investasi, pemerintah berkeinginan dan berupaya agar makin banyak kegiatan investasi yang dapat menunjang pembangunan daerah, melalui pendirian usaha-usaha ekonomi yang dapat menyerap tenaga kerja dan peningkatan produktivitas komoditi unggulan daerah. Dalam hal kualitas SDM, pemerintah memperkuat kapasitas masyarakat dari berbagai lini sehingga mampu mandiri dan berpartisipasi aktif dalam pembangunan.

Dalam hal pemantapan infrastruktur, ujarnya, terjadi peningkatan seluruh sarana prasarana wilayah di berbagai sektor dari tingkat banjar, desa, kecamatan hingga kabupaten untuk menunjang Kabupaten Badung. Terkait pertumbuhan ekonomi berkualitas, ujarnya, untuk mempertahankan laju pertumbuhan ekonomi yang stabil, namun berkualitas serta mendorong pemerataan distribusi ekonomi antarwilayah dan antarlapisan masyarakat.

Pada kesempatan itu, Kepala Bappeda juga memaparkan arah kebijakan perencanaan pembangunan tahun 2019. Sesuai lima bidang prioritas PPNSB serta tema dan prioritas pembangunan tahun 2019, gambaran tentang arah kebijakan pembangunan daerah Kabupaten Badung sebagai pedoman perencanaan program pada tahun 2019 adalah sebagai berikut.

Sandang, Pangan, Papan Pemerintah mendukung dan memperkuat terbangunnya usaha ekonomi yang mendukung produktivitas sandang dan pangan. Pemerintah juga mendorong penguatan produktivitas pertanian, memperkuat pertanian organik, mengoptimalkan jaringan pemasaran produk pertanian, memperkuat aksesibilitas jaringan irigasi pertanian dan aksesibilitas antar wilayah.

Kesehatan dan Pendidikan  Pemerintah berupaya memperluas akses dan kualitas layanan kesehatan dan pendidikan untuk setiap warga, perluasan kepesertaan jaminan kesehatan, peningkatan kualitas layanan mulai puskemsas pembantu (pustu), puskesmas hingga RSUD, penguatan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) untuk mengurangi angka kesakitan, peningkatan derajat kesehatan masyarakat melalui sisi promotif dan preventif guna mengimbangi sisi rehabilitatif dan kuratif, peningkatan sarana prasarana pendidikan, antara lain melalui penambahan sekolah baru, perluasan cakupan penerima beasiswa pendidikan.

Jaminan Sosial dan Ketenagakerjaan Pemerintah mengoptimalkan pelaksanaan program perlindungan sosial bagi warga/kelompok masyarakat yang rentan secara sosial, pemberdayaan terhadap warga rentan secara sosial agar tidak selamanya bergantung terhadap bantuan sosial, peningkatan keterampilan dan kompetensi calon tenaga kerja/tenaga kerja, perluasan jaringan kerja sama dengan berbagai pemangku kepentingan untuk peningkatan kompetensi tenaga kerja, perluasan cakupan perlindungan tenaga kerja.

Adat, Agama dan Budaya Pemerintah mendorong dan memperkuat aktivitas kemasyarakatan yang dapat menunjang kerukunan hidup antarumat beragama, mendorong dan memfasilitasi aktivitas seni budaya masyarakat melalui peran sekeha kesenian, sekeha teruna, majelis alit dan majelis madya, memperkuat pelaksanaan sradha bakti yang berbasis pada penguatan budi pekerti, mendorong apresiasi, aktualisasi dan penggalian kesenian langka, memfasilitasi pengembangan kesenian modern yang memperkaya keragaman seni budaya masyarakat.

Pariwisata Pemerintah memfasilitasi dan mendukung terwujudnya destinasi-destinasi baru yang berkualitas, mengoptimalkan pemanfaatan media sosial dalam pemasaran pariwisata, mendorong terwujudnya pariwisata perdesaan yang berkualitas dan ramah lingkungan, memperkuat citra dan positioning kepariwisataan Kabupaten Badung di pasar pariwisata, memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada wisatawan, memperkuat sarana prasarana yang menunjang aktivitas kepariwisataan.

AGENDA KERJA Untuk program kerja 2019 ini, agenda kerjanya sudah mulai dilakukan pada awal 2018 ini. Menurut Wira Dharmajaya, agenda diawali dengan musrenbang desa/kelurahan yang digelar 18-24 Januari 2018, Musrenbang RKPD Badung tahun 2019  di kecamatan mulai 2-9 Februari 2018, Konsultasi Publik Rancangan Awal RKPD 2019 pada 20 Februari 2018, penyampaian LKPJ Kepala Daerah TA 2017 pada 1 Maret 2018.

Agenda selanjutnya Musrenbang RKPD Kabupaten Badung tahun 2019 di Kabupaten pada 22-23 Maret 2018, penetapan RKPD 2019 11 Mei 2018, penyusunan rancangan KUA-PPAS 2019 pada Mei 2018, penyampaian rancangan KUA-PPAS 2019 ke DPRD pada 11 Juni 2018, penetapan rencana kerja perangkat daerah Tahun 2019 pada  20 Juni 2018, penetapan perubahan RKPD 2018 pada 4 Juli 2018, penyampaian rancangan KUPA, PPAS P dan Perubahan APBD tahun anggaran  2018 ke DPRD pada 11 Juli 2018.

Selanjutnya penyampaian Rancangan Perubahan APBD TA 2018 kepada Gubernur Bali pada 24 Juli 2018, penyusunan Rancangan APBD TA 2019 pada 1-31 Agustus 2018, penetapan Perda tentang Perubahan APBD 2018  pada 16 Agustus 2018, penyampaian Rancangan APBD 2019 kepada DPRD pada 4 September 2018, rapat paripurna DPRD penetapan Rancangan APBD 2019 pada 10 Oktober-6 November 2018, penyampaian Rancangan Perda tentang APBD TA 2019 kepada Gubernur  pada 12 November 2018, dan penetapan Perda tentang APBD 2019 pada 3 Desember 2018.

VISI dan MISI KABUPATEN BADUNG
(RPJMD Semesta Berencana Kabupaten Badung tahun 2016-2021).

Visi:  Memantapkan arah pembangunan Badung berlandaskan Tri Hita Karana menuju masyarakat yang maju, damai dan sejahtera.

Misi:

  • Memperkokoh kerukunan hidup bermasyarakat dalam jalinan keragaman adat, budaya dan agama.
  • Memantapkan kualitas pelayanan publik melalui penerapan teknologi informasi dan komunikasi.
  • Memantapkan tata kelola pemerintahan dengan menerapkan prinsip good governance dan clean government.
  • Meningkatkan kualitas pendidikan, kesehatan dan keluarga berencana (KB) dalam pengelolaan kependudukan.
  • Memperkuat usaha mikro kecil dan menengah (umkm) sebagai pilar ekonomi kerakyatan.
  • Mewujudkan tatanan kehidupan bermasyarakat yang menjunjung tinggi penegakan hukum dan hak asasi manusia (HAM).
  • Meningkatkan perlindungan dan pengelolaan sumber daya alam, lingkungan hidup dan penanggulangan bencana.
  • Memperkuat daya saing daerah melalui peningkatan mutu sumber daya manusia dan infrastruktur wilayah.
  • Memperkuat pembangunan bidang pertanian dan perikanan yang bersinergi dengan kepariwisataan berbasis budaya. (ad. 0.081)