Partisipasi Masyarakat Rampungkan 11,1 Km Jalan Swadaya di Denpasar  

31

Denpasar (Bisnis Bali)- Pemkot Denpasar melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Denpasar terus mendorong pembangunan infrastruktur, utamanya akses jalan. Walaupun kas daerah yang jumlahnya terbatas, upaya untuk meningkatkan kualitas jalan terus dimaksimalkan. Seperti halnya pembangunan dan peningkatan jalan swadaya dari masyarakat yang tentunya dapat mempercepat penataan dan pembangunan di Kota Denpasar.

Sekretaris DPUPR Kota Denpasar, Made Widiasa, didampingi Kabid Jasa Konstruksi dan Bina Program, I Gede Made Bhaju Pravita, saat dikonfirmasi terkait pembuatan jalan swadaya belum lama ini  menjelaskan, kemampuan Kas Daerah Kota Denpasar sangat terbatas. Hal ini lantaran terdapat berbagai sektor seperti halnya pendididikan dan kesehatan yang wajib dianggarkan dan diatur dalan peraturan perundang-undangan.

 “Untuk mempercepat pembangunan DPUPR Kota Denpasar mendorong partisipasi masyarakat. Salah satunya adalah dengan melakukan peningkatan secara swadaya,” kata Widiasa.

Dikatakan Widiasa, pola pembangunan dan peningkatan jalan secara swadaya merupakan salah satu inovasi guna mempercepat pembangunan dan meningkatkan partisipasi masyarakat. Adapun konsep ini telah dilaksanakan sejak 2012 lalu. Hanya saja ketika itu cakupanya hanya sebatas aspal saja.

Sementara mulai 2016 hingga saat ini peningkatan jalan dianggarkan  untuk dua jenis yakni, aspal dan paving. Pada konsepnya pembangunan di Kota Denpasar tetap menjunjung tinggi asas pemerataan dan mendesaknya suatu kondisi jalan, sehingga belum keseluruhan aspirasi masyarakat dapat direalisasikan segera.

Untuk peningkatan Jalan Swadaya ini, lanjut Widiasa DPUPR Kota Denpasar hanya menyediakan aspal atau paving sesuai kebutuhan masyarakat, sedangkan untuk pemasangannya masyarakat sendirilah yang mensiasati apakah dengan mencari tukang nanti honornya urunan atau dengan memasang sendiri.

“Pola ini ternyata mendapat dukungan masyarakat Kota Denpasar, dan dinilai produktif dalam mempercepat penyediaan akses jalan  yang baik, serta meningkatkan pasrtisipasi masyarakat. Jadi masyarakat yang mau jalanya cepat diaspal dan dipaving biasanya akan memilih mengajukan permohonan paving swadaya,” ujarnya. (sta)