JB Crossing bukan Satu-satunya Solusi

49
Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, AA Ngurah Alit Wiraputra

Denpasar (Bisnis Bali) –   PLN Distribusi Bali memprediksi tahun 2020 energi di Bali akan mengalami defisit. Karenanya, PLN berupaya menambah suplai dari Jawa yang dikenal dengan Jawa Bali (JB) Crossing. Namun hal ini ditampik oleh Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali, AA Ngurah Alit Wiraputra yang menyatakan masih ada solusi lain yaitu pemanfaatan energi baru terbarukan (EBT).

Menurutnya, JB Crossing bukanlah satu-satunya solusi untuk permasalahan kekurangan energi di Bali ke depannya. Selain tidak sesuai dengan tata ruang dan kelestarian lingkungan di Bali, banyak aspek negatif yang mungkin ditimbulkan dengan pengadaan JB Crossing seperti halnya Bali akan terus bergantung dengan daerah lain. “Bali harus bisa mandiri untuk pengadaan energi,” ungkapnya.

Dijelaskannya, Bali merupakan industri pariwisata yang tentunya sangat membutuhkan energi listrik. “Jika terjadi permasalahan, dan pasokan listrik untuk Bali dimatikan dalam kurun waktu cukup lama, Bali akan kewalahan, karena pawisata tidak bisa tanpa listrik,” jelasnya. (wid)