KESUKSESAN dalam beternak sapi Bali ditentukan  oleh bibit yang digunakan. Karenanya, bibit sapi Bali unggul nilai jualnya jauh lebih tinggi dari bibit biasa.
Pendiri dan pembina Kelompok Tani Ternak Satwa Winangun, Desa Tangkas, Klungkung, I Ketut Darmawan, S.Pt., Minggu (21/1) kemarin  mengatakan, harga bibit unggul bisa Rp 1 juta – Rp 2 juta lebih tinggi dari bibit biasa.

Selisih harga bibit unggul yang sangat signifikan tersebut membuat Kelompok Tani Ternak Satwa Winangun menjanjikannya sebagai peluang usaha yang menjanjikan keuntungan besar. “Kami saat ini fokus pada pembuatan bibit unggul bukan pada penggemukan ternak. Ini jauh lebih menguntungkan bagi petani ternak,” tuturnya.

Untuk menghasilkan bibit unggul, pakan ternak sangat diperhatikan mulai dari bakalan induk hingga masa bunting. “Ciri bibit sapi Bali unggul, untuk yang betina kaki keempatnya warnanya putih, bulunya berwarna merah bata,  tingginya yang sudah berumur 6 bulan sekitar 120 – 150 cm dan proporsi panjang dan lebar badan seimbang,” paparnya.

Untuk bibit sapi jantan cirinya pantat dan kakinya berwarna putih, dada dalam dan tubuh padat, warna bulu merah bata. Setelah dewasa bulu sapi jantan akan berwarna hitam dan tanduk tumbuh melebar ke arah luar. (pur)