Permudah Transaksi, TNT Rambah Sektor Pariwisata

43

Tabanan (Bisnis Bali) – Transaksi nontunai (TNT) di Indonesia makin diminati. Seiring dengan itu, transaksi yang bisa dilakukan melalui TNT mulai merambah berbagai sektor. Salah satunya sektor pariwisata seperti yang ditawarkan oleh Ethereum yang merupakan platform dari Bali Coin.

CO Founder and Developer Bali Coin, Adam Yusfan Edwin, di Tabanan, Kamis (18/1) lalu mengungkapkan, seiring dengan program dari pemerintah terhadap TNT ke depannya, orang tidak akan menggunakan lagi transaksi uang tunai. Kini bahkan terbukti masyarakat Indonesia sudah mulai familiar terhadap penggunaan nontunai.

“Generasi milenial sudah biasa dengan TNT, namun orang dengan usia 40 tahun ke atas, mereka mungkin masih perlu belajar untuk menuju nontunai, karena untuk mengoperasikan harus menggunakan handphone dan itu juga perlu belajar,” tuturnya.

Ia menerangkan, Bali Coin merupakan produk baru, meski baru model TNT ini cukup direspons pasar dan itu terbukti dari pertumbuhan 400 ribu orang yang telah mengenal hal tersebut. Orang yang memegang Bali Coin ada 200 orang, dan jumlah itu berpeluang akan meningkat seiring dengan banyaknya fungsi layanan yang bisa dimanfaatkan dari Bali Coin ini. Contohnya, di sektor pariwisata bisa untuk pembayaran hotel, pemesanan tiket pesawat dan tempat wisata. Selain itu, keuntungan bagi pengguna Bali Coin akan mendapatkan harga lebih murah dari harga umum.

Jelas Adam, Bali Coin merupakan platform dari Ethereum yang merupakan terdesentralisasi dengan komputer yang terhubung dalam jaringan Peer to Peer Ethereum, itu akan menjadi bagian dari superkomputer dunia. Katanya, kecanggihan Ethereum memungkinkan banyak industri untuk melakukan berbagai hal. Kondisi itu yang kemudian membuat harga Ethereum makin mahal. (man)