Bupati Nyoman Giri Prasta Serahkan Punia Rp 50 Juta   Untuk Semeton Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung

43
istMAHASABA - Bupati Giri Prasta saat menghadiri Karya Mahasaba I Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung di Wantilan Jaba Pura Dalem Dhalem Shri Aji Tegal Besung, Gianyar, Jumat (19/1) kemarin.

Mangupura (Bisnis Bali) – Bupati Badung I Nyoman Giri Prasta menyerahkan dana punia Rp. 50 juta, untuk Semeton Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung di Wantilan Jaba Pura Dalem Dhalem Shri Aji Tegal Besung, Gianyar, Jumat (19/1) kemarin serangkaian Karya Mahasaba I Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung.

Selain menyerahkan dana punia, Bupati Giri Prasta melakukan persembahyangan di pura tersebut. Dalam penyerahan dana punia, Bupati didampingi pengelingsir Puri Ubud Cok. Ace, Dinas Kebudayaan Kabupaten Gianyar, Kadis Kebudayaan Pemerintah Kabupaten Klungkung, dan para penglingsir puri yang ada di Gianyar, jro bendesa dan kelian dinas, adat Samplangan, perwakilan pasemetonan Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung dari se-Bali dan Lombok serta Semeton Manca Agung Trah Ida Dhalem Shri Aji Tegal Besung.

Bupati Giri Prasta mengatakan, penyerahan dana punia Rp 50 juta yang diserahkan langsung kepada Pengageng Manca Agung Trah Ida Shri Aji Tegal Besung. Dewa Nyoman Oka, sebagai bentuk kepedulian  berkenaan dengan pemberdayaan dan pelestarian seni, adat, agama dan budaya.

Bupati mengakui, kebanyakan waktu dan biaya masyarakat habis di adat dan yadnya. Untuk itu, pemerintah senantiasa hadir di tengah-tengah masyarakat meringankan beban dari masyarakat. “Dalam tatanan seni, adat, agama dan budaya baik urusan pembangunan fisik, sarana prasarana maupun pengembangan SDM menjadi tanggung jawab pemerintah, ” terangnya.

Sementara itu Ketua Panitia Sang Ketut Darmayasa menyampaikan, sebelum Mahasabha I ini diawali dengan rapat-rapat yang dikuti oleh perwakilan dari semeton se-Bali kurang lebih 75 orang. Hasil rapat kemudian ditindaklanjuti di masing masing kabupaten/kota se-Bali, pada tanggal 27 Agustus 2017 bertempat di Jero Gede Kepaon. “Mahasabha I ini akan menunjuk  Ida Anak Agung Gde Beratha menjadi Penglingsir Ageng Manca Agung dan Dr. Drs. I Dewa Nyoman Oka, M.Pd. menjadi Pengageng Ageng Manca Agung pada masa pengurusan 2018-2023,” ungkapnya. (ad 0.074)