Berdaya Saing, IA Selly D. Mantra Motivasi Perajin

40
Ketua Dekranasda Denpasar Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, bersama Ny. Antari Jaya Negara, dan Ny. Kerti Rai Iswara berdiskusi dengan A.A Indra Dwipayani pemilik Agung Bali Collection. (sta)

Denpasar (Bisnis Bali) –  Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Denpasar memiliki program kerja dalam memberikan motivasi kepada para perajin. Monitoring Evaluasi menjadi program rutin dalam memberikan peningkatan daya saing produk perajin. Seperti belum lama ini,  kegiatan monitoring evaluasi dilakukan Ketua Dekranasda Denpasar, Ny. I.A Selly Dharmawijaya Mantra, bersama Wakil Ketua, Ny. Antari Jaya Negara, Ketua Harian Dekrnasda Denpasar, Ny. Kerti Rai Iswara, serta didampingi Sekretaris  Dekranasda, Made Saryawan, yang menyasar di tiga perajin.

Perajin tenun ikat surface desain endek menjadi kunjungan pertama Dekranasda Denpasar. Kehadiran Selly bersama anggota diterima langsung A.A Indra Dwipayani sebagai pemilik bisnis fashion Agung Bali Collection. Ny. Selly memberikan motivasi untuk selalu memperhatikan daya saing produk. Seperti usaha kreatif Tenun Ikat Surface Desain Endek ini yang mampu memiliki daya saing produk. Motivasi dalam bentuk mengajak perajin disetiap pameran dalam mempromosikan produk yang dimiliki.

Menurutnya, produk perajin Denpasar memiliki ciri khas. Tidak saja pada tenun ikat endek, namun juga berbagai produk aksesoris perak, hingga produk kreatif interior rumah tangga, hotel dan vila. Tentu langkah ini terus di dorong agar terus berinovasi. “Pelaksanaan monitoring dan evaluasi menjadi agenda rutin Dekranasda Denpasar dalam meningkatkan bersama daya saing produk perajin Denpasar,’’ katanya.

Selain itu, pihaknya berkomitmen dalam pengembangan produk perajin Denpasar. Di samping mendukung dengan kegiatan rutin berpameran dalam mempromosikan produk namun juga penting dilakukan dengan pelaksanaan monev, sehingga kegiatan ini diharapkan mampu bersama-sama mencari solusi dan memotivasi dalam meningkatkan daya saing produk perajin Denpasar.

Sementara A.A Indra Dwipayani, pemilik bisnis fashion Agung Bali Collection menjelaskan tenun ikat dan songket berbahan katun di tambah sentuhan surface desain menonjolkan motif kain dengan tambahan ornamen gold dari prada dengan teknik canting pijat. Sangat baik digunakan untuk berbagai kebutuhan fashion. Dwipayani menemukan tehnik baru untuk menambahkan ornamen di atas permukaan endek menamakan Surface Desain Endek. Model teknik dan model ini hanya ada di tempatnya. (sta)